KAI Rawat Lebih dari 20 Ribu Bantalan Rel hingga 2026
2026-10-16 17:07 WIB · aindari · 👁 768 dibaca
Perawatan tersebut mencakup 17.025 bantalan beton dan 3.556 bantalan sintetis untuk menjaga kestabilan jalur serta ketepatan perjalanan kereta.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) merealisasikan perawatan 20.581 bantalan rel sepanjang 2026 hingga saat ini. Pekerjaan itu dilakukan di sejumlah wilayah operasional sebagai bagian dari pemeliharaan prasarana untuk mempertahankan keselamatan dan keandalan perjalanan kereta api.
Dari total tersebut, sebanyak 17.025 merupakan bantalan beton, sedangkan 3.556 lainnya berbahan sintetis. KAI menargetkan perawatan 61.924 bantalan beton pada tahun ini. Dengan capaian sementara tersebut, realisasinya berada di sekitar 27,49 persen. Untuk bantalan sintetis, target yang ditetapkan mencapai 16.839 batang dan realisasinya sekitar 21,12 persen.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa bantalan berfungsi mempertahankan posisi serta kestabilan rel ketika dilewati kereta. Kondisi komponen ini menjadi salah satu perhatian dalam pemeliharaan jalur karena bantalan yang memenuhi standar membantu menjaga geometri rel dan mendukung perjalanan yang aman serta andal.
Salah satu pekerjaan terbesar untuk bantalan beton berlangsung di Divisi Regional IV Tanjungkarang. Wilayah tersebut memiliki program perawatan sebanyak 18.321 batang, dengan 9.390 batang atau sekitar 51,25 persen telah direalisasikan. Pelaksanaan dilakukan secara bertahap berdasarkan kondisi material, tingkat kepadatan perjalanan, hasil pemeriksaan jalur, dan kebutuhan pada setiap lintas.
Untuk menjaga operasional tetap berjalan, KAI mengatur waktu pekerjaan melalui penutupan jalur secara terjadwal maupun pemanfaatan jeda di antara perjalanan kereta. Pada September 2026, waktu kerja khusus untuk pemeliharaan juga disediakan di berbagai Daerah Operasi di Jawa. Langkah ini menjadi bagian dari kegiatan perawatan prasarana yang dilakukan secara berkala.
Pemeliharaan jalur turut mendukung konsistensi ketepatan waktu. Pada September 2026, tingkat ketepatan keberangkatan kereta penumpang tercatat 99,71 persen dan ketepatan kedatangannya 97,45 persen. Sementara itu, kereta barang mencatat ketepatan keberangkatan 95,68 persen serta ketepatan kedatangan 87,15 persen.
KAI tidak hanya memantau bantalan, tetapi juga rel, wesel, jembatan, dan fasilitas pendukung lainnya. Pemeriksaan serta perawatan dilakukan rutin untuk memastikan seluruh prasarana tetap sesuai standar operasi, menekan potensi gangguan sejak awal, dan mendukung perjalanan penumpang maupun angkutan barang yang selamat, andal, serta tepat waktu.
Tag: KAI, perawatan rel, bantalan rel, prasarana kereta api, ketepatan waktu