Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Otomotif

Hyundai Siapkan SUV Listrik Rakitan India untuk Segmen Harga Terjangkau

2026-11-01 17:03 WIB · aindari · 👁 851 dibaca

Hyundai menargetkan peluncuran SUV listrik baru berkode HE1i di India pada kuartal keempat tahun fiskal 2027.

Hyundai Motor menyiapkan SUV listrik baru untuk pasar India. Kendaraan yang dikembangkan dengan kode HE1i itu diperkirakan memakai nama IONIQ P dan menyasar konsumen massal melalui banderol yang lebih terjangkau. Produksinya akan berlangsung di India.

Rencana tersebut disampaikan Hyundai dalam laporan keuangan kuartal ketiga. Tarun Garg, Direktur Pelaksana sekaligus Pejabat Eksekutif Tertinggi Hyundai Motor India, mengatakan perusahaan menargetkan pengenalan kendaraan listrik khusus pasar massal pada kuartal keempat tahun fiskal 2027.

Prototipe HE1i sempat terlihat melintas di sekitar fasilitas Hyundai di Sriperumbudur, Chennai, pada awal tahun ini. Model tersebut diduga masuk keluarga IONIQ. Posisinya berada di bawah Creta Electric, sehingga SUV baru ini akan mengisi kelas yang lebih kecil sekaligus menawarkan harga lebih rendah.

Hyundai sebelumnya memberi gambaran mengenai sejumlah produk baru untuk India dan pasar global. Dalam agenda CEO Investor Day pada Agustus 2026, perusahaan asal Korea Selatan itu menyatakan akan memperkenalkan atau memperbarui 100 model kendaraan sampai 2030. Rencana itu mencakup 58 model untuk Amerika Utara, 49 model di Korea Selatan, 41 model di Eropa, serta 26 model untuk India.

Selain menyiapkan IONIQ 3 dan Tucson terbaru, Hyundai juga mempratinjau SUV listrik segmen A untuk India, SUV segmen B bagi pasar global, dan SUV segmen B lainnya untuk Eropa. Rangkaian produk itu menunjukkan perluasan portofolio kendaraan listrik Hyundai di sejumlah kelas dan wilayah.

India menjadi bagian penting dari strategi tersebut. Hyundai Motor mengalokasikan investasi 15,5 miliar dolar AS hingga 2032 untuk memperkuat operasinya di negara itu, termasuk menambah kapasitas produksi dan membangun rantai pasok lokal. Kapasitas gabungan pabrik Hyundai di India ditargetkan mencapai 1,1 juta unit pada 2030. HE1i juga akan menjadi mobil listrik pertama Hyundai yang diproduksi secara lokal di India.

Di tengah rencana ekspansi itu, penjualan global Hyundai pada kuartal ketiga turun 10 persen secara tahunan menjadi 931.211 kendaraan. Sebaliknya, India mencatat pertumbuhan tercepat bagi perusahaan tersebut. Penjualan di negara itu naik 9,5 persen menjadi 150.000 kendaraan pada kuartal ketiga 2026. Performa pasar India berpotensi memperkuat fokus Hyundai pada kendaraan listrik berharga lebih terjangkau.

Tag: Hyundai, SUV listrik, IONIQ, India, mobil listrik