NTT DATA Buka JKT2A, Tambah Daya Pusat Data AI di Jakarta
2026-11-03 17:06 WIB · aindari · 👁 832 dibaca
Fasilitas berkapasitas 12 MW ini memperkuat layanan cloud, AI, dan konektivitas antarpusat data NTT DATA di Indonesia.
NTT DATA meresmikan Jakarta 2 Annex Data Center (JKT2A) di Jakarta untuk menambah kemampuan infrastruktur digital yang mendukung layanan cloud, kecerdasan artifisial (AI), dan transformasi digital di Asia Tenggara. Fasilitas tersebut berada dalam kawasan NTT Global Data Centers dan dirancang untuk menangani kebutuhan komputasi AI serta beban kerja komputasi tingkat tinggi.
Pembukaan JKT2A mencerminkan pentingnya Indonesia dalam strategi investasi NTT di kawasan. Menurut Managing Director Japan and APAC NTT Global Data Center Yasuhiro Kajiki, besarnya jumlah pengguna dan perangkat yang terhubung membuat Indonesia menghasilkan lalu lintas data dalam skala besar. Kondisi itu menempatkan Indonesia sebagai pasar utama bagi pengembangan pusat data perusahaan.
NTT DATA melihat pembangunan pusat data AI juga berkembang di Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Perkembangan tersebut berlangsung ketika Singapura menghadapi keterbatasan lahan dan pasokan listrik untuk membangun infrastruktur baru. Tren itu berpotensi meningkatkan peran negara-negara Asia Tenggara sebagai lokasi pengembangan kapasitas komputasi dan penyimpanan data.
JKT2A memiliki daya sebesar 12 Megawatt (MW). Fasilitas ini memperluas ekosistem JKT2, yang telah menjadi titik interkoneksi bagi lebih dari 240 penyedia jaringan, JKT-IX, sejumlah penyedia cloud utama, serta jaringan kabel bawah laut. Penggabungan fasilitas dalam satu kawasan memungkinkan pelanggan menambah infrastruktur digital tanpa membangun kembali koneksi dengan mitra jaringan yang sudah digunakan.
Pada waktu yang sama, NTT DATA memperkenalkan APN Connect. Layanan berbasis jaringan optik All-Photonics Network (APN) itu menghubungkan JKT2 dan JKT2A dengan JKT3 yang berjarak sekitar 35 kilometer. Jalur tersebut menawarkan kapasitas besar dan latensi rendah untuk mendukung sinkronisasi data secara real-time antarwilayah. Fungsinya mencakup pemulihan bencana, replikasi data, dan peningkatan kesinambungan operasi pusat data ganda.
Dari sisi standar fasilitas, JKT2A memiliki sertifikasi desain Tier III serta bersifat netral terhadap operator dan penyedia cloud. Keandalan operasionalnya ditopang dua substasiun listrik, rancangan UPS 2N, generator cadangan N+1, dan sistem pendingin udara N+1. Pengamanan fisik berlapis juga beroperasi selama 24 jam untuk melindungi fasilitas dan data pelanggan.
Tag: NTT DATA, JKT2A, pusat data, kecerdasan artifisial, APN Connect