Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Teknologi

Satelit LEO Telkomsat Siap Hubungkan 50 Daerah Blank Spot ke Sistem Dukcapil

2026-07-28 17:16 WIB · aindari · 👁 939 dibaca

Telkomsat dan Ditjen Dukcapil Kemendagri menyiapkan konektivitas berbasis satelit orbit rendah untuk 50 kabupaten yang belum memiliki jaringan telekomunikasi memadai.

Lima puluh kepala dinas kependudukan dan pencatatan sipil dari berbagai kabupaten di Indonesia berkumpul di Jakarta pada 27 Juli 2026 untuk mengikuti sesi berbagi pengetahuan yang digelar PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) bersama Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri. Pertemuan itu menjadi langkah konkret persiapan implementasi konektivitas berbasis satelit Low Earth Orbit (LEO) di daerah-daerah yang selama ini tidak memiliki sinyal atau menghadapi keterbatasan jaringan telekomunikasi.

Dalam kegiatan tersebut, para kepala dinas mendapat pemaparan menyeluruh tentang layanan MangoStar milik Telkomsat, mulai dari cara instalasi dan konfigurasi perangkat, penggunaan layanan sehari-hari, hingga prosedur penanganan awal ketika terjadi gangguan jaringan satelit. Pembekalan teknis ini dinilai penting agar pemerintah daerah penerima bantuan benar-benar siap mengoperasikan sistem secara mandiri.

Direktur Komersial Telkomsat, Andri Yunianto, menyebut teknologi satelit sebagai salah satu jawaban atas tantangan infrastruktur di wilayah yang belum terjangkau jaringan terestrial. Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk mendorong pemerataan konektivitas, khususnya agar layanan pemerintah dan kebutuhan masyarakat di daerah terpencil tetap dapat berjalan. Konektivitas berbasis LEO diharapkan membuat akses ke sistem administrasi kependudukan lebih stabil dibanding solusi satelit konvensional.

Dari sisi Kemendagri, Sekretaris Ditjen Dukcapil Hani Syopiar Rustam menekankan bahwa kesiapan pemerintah daerah merupakan faktor kunci keberhasilan program ini. Menurutnya, jaringan komunikasi yang andal adalah tulang punggung pelayanan administrasi kependudukan, sehingga pemahaman teknis para kepala dinas menjadi prasyarat agar bantuan konektivitas benar-benar berdampak bagi masyarakat.

Kelima puluh daerah sasaran tersebar di hampir seluruh penjuru Indonesia, mencakup wilayah di Sumatra, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, Kalimantan, dan Papua. Semuanya masuk kategori daerah tanpa sinyal atau dengan kualitas sinyal yang lemah, sehingga selama ini pelayanan dokumen kependudukan seperti KTP dan akta kelahiran kerap terkendala koneksi internet yang tidak stabil.

Kolaborasi Telkomsat dan Ditjen Dukcapil ini mencerminkan upaya pemerintah memanfaatkan teknologi antariksa untuk menjembatani kesenjangan digital di daerah terpencil. Jika implementasi berjalan sesuai rencana, layanan administrasi kependudukan di puluhan kabupaten tersebut diharapkan tidak lagi terganggu oleh keterbatasan infrastruktur yang selama ini menjadi hambatan utama.

Tag: Telkomsat, satelit LEO, Dukcapil, konektivitas, daerah terpencil