Liga-Liga Eropa Kompak Menolak Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia ke Investor Swasta
2026-07-30 06:02 WIB · aindari · 👁 611 dibaca

European Leagues menilai rencana FIFA mencari investor swasta untuk mengelola hak komersial Piala Dunia sebagai ancaman serius terhadap fondasi sepak bola dunia.
Asosiasi Liga-Liga Eropa atau European Leagues menyatakan penolakan resmi terhadap rencana Presiden FIFA Gianni Infantino yang ingin melibatkan investor swasta dalam kepemilikan saham Piala Dunia. Penolakan itu disampaikan melalui pernyataan resmi di situs organisasi pada Kamis, dengan Presiden European Leagues Claudius Schader sebagai juru bicara utamanya.
Menurut Schader, rencana tersebut berpotensi menyerahkan kendali jangka panjang atas turnamen paling bergengsi di dunia kepada pihak swasta — sesuatu yang ia nilai sebagai ancaman nyata bagi fondasi sepak bola. Ia menyerukan para pemimpin sepak bola untuk bersatu menolak proposal ini demi menjaga keberlangsungan olahraga tersebut bagi generasi pemain dan suporter mendatang.
Dalam pernyataannya, European Leagues menyebut pengumuman FIFA soal pembentukan anak perusahaan baru yang akan mengelola hak komersial dan penyelenggaraan turnamen sebagai langkah ceroboh dan memecah belah. Organisasi itu menegaskan bahwa Piala Dunia bukan aset pribadi presiden FIFA yang bisa diperjualbelikan begitu saja. Nilai kompetisi itu, menurut mereka, dibangun setiap hari oleh liga, klub, pemain, dan suporter — namun justru pihak-pihak inilah yang sama sekali tidak dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan tersebut.
European Leagues juga menyoroti bahwa keberhasilan sepak bola selama ini bertumpu pada sistem piramida terbuka yang menjaga keseimbangan antara kompetisi domestik dan internasional. Peluang komersial seharusnya memperkuat sistem itu, bukan mengubah atau menggerusnya. Proses penyusunan proposal FIFA pun dikritik karena dinilai tidak transparan dan dilakukan secara sepihak, yang menurut mereka mencerminkan pola pengambilan keputusan FIFA yang sudah lama menjadi sorotan.
Sebagai bagian dari perlawanan yang lebih luas, European Leagues mengungkapkan bahwa mereka telah mengajukan pengaduan kepada Komisi Eropa. Pengaduan itu menuding FIFA menyalahgunakan posisi dominannya melalui penetapan kalender pertandingan internasional yang dianggap melanggar hukum persaingan Uni Eropa. Organisasi ini mengingatkan bahwa setiap keputusan terkait kalender maupun kompetisi harus melalui proses yang transparan, akuntabel, dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan — mengacu pada putusan Mahkamah Uni Eropa dalam kasus European Super League tahun 2023.
European Leagues menyatakan akan terus berkoordinasi dengan UEFA dalam melindungi kepentingan jangka panjang sepak bola. Mereka juga mendorong federasi dan asosiasi nasional di berbagai negara untuk turut mengkaji secara kritis usulan yang diajukan Presiden FIFA tersebut.
Tag: FIFA, Piala Dunia, European Leagues, Gianni Infantino, investor swasta