Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Otomotif

Jaringan Purna Jual Jadi Kunci Isuzu Dongkrak Penjualan Niaga 18 Persen di Semester I 2026

2026-07-30 06:05 WIB · aindari · 👁 471 dibaca

Isuzu mencatat penjualan 13.300 unit pada paruh pertama 2026, tumbuh hampir 19 persen berkat strategi perluasan layanan purna jual hingga ke lokasi pelanggan.

PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) membukukan penjualan 13.300 unit kendaraan niaga sepanjang Januari hingga Juni 2026, naik 18,89 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 11.186 unit. Pertumbuhan itu dikaitkan dengan strategi perusahaan yang menempatkan layanan purna jual sebagai tulang punggung bisnis, bukan sekadar pelengkap penjualan.

Direktur Solusi Bisnis dan LCV IAMI Anjar Rosjadi menegaskan bahwa kendaraan niaga adalah aset produktif bagi pelanggan. Karena itu, memastikan kendaraan tetap beroperasi — bukan sekadar laku terjual — menjadi prioritas perusahaan. Ketika armada berhenti beroperasi, dampaknya langsung terasa pada kelangsungan bisnis pelanggan.

Untuk mewujudkan komitmen tersebut, Isuzu membangun jaringan layanan yang luas. Saat ini perusahaan mengoperasikan 129 outlet 3S (sales, service, spare parts), empat Part Depot yang tersebar di Makassar, Medan, Palembang, dan Pontianak, 165 unit Bengkel Isuzu Berjalan (BIB), 181 Bengkel Mitra Isuzu, serta 2.167 Part Shop di berbagai daerah. Perluasan jaringan ini mendorong kunjungan kendaraan ke bengkel tumbuh 10 persen pada semester pertama 2026 dibanding tahun sebelumnya.

Salah satu layanan yang menjadi pembeda adalah Bengkel Isuzu Berjalan — unit servis bergerak yang mengirim teknisi langsung ke lokasi pelanggan tanpa perlu kendaraan dibawa ke bengkel. Tahun ini Isuzu menambah 22 unit BIB baru dengan investasi sekitar Rp400 juta per unit, atau total sekitar Rp8 miliar. Menurut Anjar, layanan ini mampu mempercepat penanganan armada yang bermasalah di lapangan sehingga waktu henti kendaraan bisa ditekan seminimal mungkin.

Efektivitas layanan tersebut dirasakan langsung oleh pelaku usaha. Tiffany N, pemilik PT Central Indo Fajar yang mengoperasikan lebih dari 30 unit kendaraan Isuzu sebagai armada distribusi semen di Sulawesi Selatan, menyebut teknisi BIB kerap membantu memperbaiki armadanya yang mengalami kerusakan di jalan. Selain BIB, Isuzu juga menawarkan program kontrak servis bagi pelanggan armada guna memberikan kepastian biaya perawatan sekaligus meredam dampak fluktuasi harga suku cadang.

Pertumbuhan penjualan terlihat merata pada model-model utama. Traga mencatat kenaikan 27,66 persen menjadi 6.213 unit, sementara Elf tumbuh 19,23 persen menjadi 5.537 unit. Pangsa pasar Giga, Traga, dan Elf juga dilaporkan menguat di segmen masing-masing. Business Strategy Division Head IAMI Rian Erlangga menilai penguatan layanan purna jual selama satu dekade terakhir telah membangun kepercayaan pelanggan yang kini tercermin dalam angka penjualan.

Tag: Isuzu, kendaraan niaga, purna jual, Bengkel Isuzu Berjalan, penjualan otomotif