Idgitaf Garap Sejumlah Lagu Baru untuk Musikal Panggung 'Home Sweet Loan'
2026-08-02 06:08 WIB · aindari · 👁 385 dibaca

Penyanyi solo Idgitaf menyumbangkan beberapa karya orisinal yang akan menjadi tulang punggung emosional pertunjukan teater musikal adaptasi novel Almira Bastari.
Pertunjukan teater musikal bertajuk "Home Sweet Loan The Musical" akan mengandalkan deretan lagu orisinal karya penyanyi solo Idgitaf untuk menghidupkan perjalanan emosional tokoh utamanya, Kaluna. Pementasan ini dijadwalkan berlangsung di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada rentang September hingga Oktober 2026.
Berbeda dengan versi film layar lebarnya, di mana Idgitaf hanya menyumbangkan satu lagu berjudul "Berakhir di Aku", versi panggung ini memuat lebih banyak karya baru sang musisi. Beberapa di antaranya adalah "Cukup Nggak Cukup" dan "Amarah Seperti Apa", yang masing-masing dirancang untuk menggambarkan sisi batin karakter Kaluna secara lebih mendalam.
Produser Cristian Imanuell menjelaskan bahwa pemilihan dan penulisan materi lagu dilakukan melalui kolaborasi antara penulis naskah film, Widya Arifianti, dan Yemima Krisantina yang menjabat Head of Development film "Home Sweet Loan". Keduanya bekerja sama menerjemahkan nuansa emosional yang sebelumnya hadir lewat soundtrack film menjadi elemen naratif utama dalam format musikal panggung.
Menurut Cristian, lagu-lagu tersebut tidak sekadar menjadi pengiring, melainkan berfungsi sebagai kerangka cerita yang menopang alur pertunjukan berdurasi sekitar 2,5 jam. Lagu-lagu baru Idgitaf ditempatkan di momen-momen krusial, termasuk pembukaan, penutup babak pertama, dan penutup babak kedua. Cristian menyebut "Cukup Nggak Cukup" menggambarkan perasaan cemas saat terus-menerus memeriksa saldo rekening, sementara "Amarah Seperti Apa" mengeksplorasi bentuk kemarahan yang tepat ketika berkonflik dengan saudara.
Cristian juga mengungkapkan bahwa proses kolaborasi dengan Idgitaf dalam penulisan lagu berlangsung sangat menyenangkan. Musikal ini sendiri diadaptasi dari novel karya Almira Bastari, sehingga materi cerita sudah memiliki fondasi kuat yang kemudian dikembangkan untuk kebutuhan panggung.
Selain aspek musik, pertunjukan ini menawarkan keunikan lain: dua pemeran utama berbeda akan membawakan interpretasi masing-masing terhadap karakter Kaluna yang sama di atas panggung. Pendekatan ini berpotensi memberikan pengalaman menonton yang berbeda bagi penonton yang menyaksikan lebih dari satu pertunjukan.
Proyek ambisius ini merupakan kerja sama antara Indonesia Kaya, Visinema, dan Jakarta Art House. Dengan kombinasi kekuatan naratif dari novel, pengalaman sinematik dari versi film, serta sentuhan musikal orisinal Idgitaf, pertunjukan ini disiapkan sebagai sajian teater musikal yang utuh bagi penonton Jakarta.
Tag: Idgitaf, Home Sweet Loan The Musical, teater musikal, Visinema, Taman Ismail Marzuki