Serangan Udara Israel Kembali Hantam Gaza, Delapan Tewas di Tengah Kesepakatan Gencatan Senjata
2026-08-02 16:01 WIB · aindari · 👁 669 dibaca

Sedikitnya delapan warga Palestina termasuk dua anak kehilangan nyawa akibat serangkaian serangan udara Israel yang menghantam berbagai wilayah di Jalur Gaza pada hari Minggu, meski kedua pihak telah menyepakati kelanjutan rencana gencatan senjata.
Jalur Gaza kembali diguncang kekerasan militer pada Minggu ketika Israel melancarkan serangan udara di sejumlah lokasi, menewaskan delapan warga Palestina. Dua di antara korban tewas adalah anak-anak. Serangan ini terjadi justru setelah adanya pengumuman kesepakatan untuk melanjutkan tahap berikutnya dari rencana gencatan senjata antara kedua pihak.
Di wilayah selatan Gaza, tepatnya di kawasan Al-Qarara, barat laut Khan Younis, sebuah serangan udara menghantam apartemen milik keluarga Al-Hams. Tiga anggota keluarga tewas dalam insiden tersebut: Mahmoud Zaki Al-Hams yang berusia 38 tahun, istrinya Fatima Al-Hams (37), dan putri kecil mereka. Jenazah ketiganya dievakuasi ke Rumah Sakit Nasser. Tiga orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan yang sama. Selain serangan udara, artileri Israel juga dilaporkan menggempur kawasan Dar Al-Salam di pusat Khan Younis, meskipun belum ada laporan korban dari penembakan tersebut.
Di Gaza bagian tengah, pasangan suami istri Kamal Abu Muailiq (68) dan Huda (59) tewas setelah helikopter militer Israel menyerang rumah mereka di kawasan Al-Mashaala, sebelah barat Deir al-Balah. Informasi ini dikonfirmasi oleh sumber medis setempat dan para saksi mata.
Kota Gaza di bagian utara juga tidak luput dari serangan. Sebuah apartemen di Menara Al-Sousi, yang berlokasi dekat kawasan pelabuhan, menjadi sasaran. Serangan itu merenggut nyawa tiga orang dari satu keluarga: Abdullah Abu Taif (33), istrinya Abeer Anan (29), dan putra mereka Azzam yang baru berusia lima tahun. Informasi korban diperoleh dari sumber medis di Rumah Sakit Al-Shifa.
Masih di Kota Gaza, serangan terpisah lainnya menargetkan sebuah apartemen di dekat Masjid Palestina, di lingkungan Al-Nasr, bagian barat kota. Satu warga Palestina dilaporkan terluka dalam insiden tersebut. Kendaraan militer Israel juga tercatat melepaskan tembakan ke arah wilayah timur lingkungan Al-Tuffah di sisi timur Kota Gaza, namun belum ada laporan korban dari penembakan itu.
Rangkaian serangan yang tersebar dari selatan hingga utara Jalur Gaza ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai komitmen terhadap kesepakatan gencatan senjata yang baru diumumkan. Dengan total delapan korban tewas dan beberapa lainnya terluka hanya dalam satu hari, warga sipil Palestina terus menjadi pihak yang paling terdampak di tengah ketidakpastian proses perdamaian.
Tag: Gaza, Israel, gencatan senjata, Palestina, serangan udara