Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Nasional

Kebakaran KMP Mutiara Santosa 2: 232 Orang Dievakuasi, Lima Tidak Terselamatkan

2026-08-02 21:01 WIB · aindari · 👁 522 dibaca

Operasi penyelamatan gabungan berhasil mengevakuasi ratusan korban kebakaran kapal di Perairan Utara Sumenep hingga Minggu sore, namun lima penumpang dilaporkan meninggal dunia.

Musibah kebakaran menimpa KMP Mutiara Santosa 2 di Perairan Utara Sumenep, Jawa Timur, memaksa ratusan orang dievakuasi melalui operasi penyelamatan berskala besar. Berdasarkan data Badan SAR Nasional hingga Minggu pukul 18.00 WIB, sebanyak 232 korban telah berhasil diangkut dari lokasi kejadian. Dari jumlah tersebut, 227 orang dalam kondisi selamat, sementara lima orang dinyatakan meninggal dunia.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit PH, memaparkan bahwa evakuasi melibatkan berbagai unsur SAR gabungan serta sejumlah kapal yang kebetulan berada di sekitar perairan tempat insiden terjadi. Upaya penyelamatan dilakukan secara simultan oleh beberapa kapal sekaligus untuk mempercepat proses pengangkutan korban.

Kontribusi terbesar dalam evakuasi datang dari KM Meratus Pematang Siantar yang mengangkut 111 orang, di antaranya 109 selamat dan dua meninggal dunia. Kapal tersebut tengah berlayar menuju Surabaya dan diperkirakan tiba sekitar pukul 21.00 WIB untuk melakukan intercept dengan KN SAR 249 Permadi. Sementara itu, TB Hasnur 26 menampung 66 korban dengan 65 selamat dan satu meninggal, sedangkan KM Meratus Project 3 membawa 14 korban yang terdiri dari 13 selamat dan satu meninggal dunia.

Beberapa kapal lain turut membantu dalam jumlah yang lebih kecil. Transco Arafura mengevakuasi 17 orang dalam kondisi selamat. Prakarsa Mas, SC Aila XVII, dan Selaras Mas masing-masing mengangkut tujuh korban selamat. British Mentor membawa dua orang selamat, sementara Alcon Daniel mengangkut satu korban yang telah meninggal dunia.

Nanang mengungkapkan bahwa sejumlah kapal yang masih membawa korban — termasuk TB Hasnur 26, Transco Arafura, KM Meratus Project 3, SC Aila XVII, dan Alcon Daniel — masih menunggu proses penjemputan oleh tim SAR. Koordinasi terus dilakukan agar seluruh korban dapat segera dipindahkan ke fasilitas yang memadai.

Dalam operasi penyelamatan ini, Basarnas menerjunkan KN SAR 249 Permadi dan RIB 01 Sumenep sebagai aset utama pencarian dan pertolongan. Dari pihak TNI AL, KRI Nala 363 dari Armada II ikut dilibatkan. Selain kekuatan militer dan SAR, sembilan kapal niaga yang berada di sekitar lokasi kejadian turut berperan aktif membantu proses evakuasi, menjadikan operasi ini sebagai upaya kolaboratif antara berbagai pihak untuk menyelamatkan sebanyak mungkin korban kebakaran kapal tersebut.

Tag: KMP Mutiara Santosa 2, Basarnas, kebakaran kapal, evakuasi Sumenep, SAR gabungan