Xavi Hernandez Ambil Alih Kursi Pelatih Timnas Belanda, Kontrak hingga Piala Dunia 2030
2026-08-13 06:13 WIB · aindari · 👁 882 dibaca

Mantan kapten Barcelona itu kembali ke dunia kepelatihan setelah dua tahun vakum, menggantikan Ronald Koeman yang mundur pasca hasil buruk di Piala Dunia 2026.
Xavi Hernandez resmi menjadi pelatih kepala timnas Belanda. Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB) mengumumkan penunjukan itu melalui situs resmi mereka pada Kamis, sekaligus mengonfirmasi bahwa kontrak sang pelatih berlaku hingga Piala Dunia FIFA 2030.
Penunjukan ini mengakhiri masa jeda Xavi yang berlangsung sekitar dua tahun. Ia terakhir menangani Barcelona sebelum dipecat pada 2024, dan sejak itu memilih beristirahat meski sejumlah tawaran dari klub maupun tim nasional sempat datang kepadanya. Dalam beberapa bulan terakhir, Xavi memang sudah menyatakan ketertarikannya untuk kembali melatih di level internasional.
Xavi mengungkapkan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan KNVB. Ia menyebut memiliki ikatan emosional dengan sepak bola Belanda, yang terbentuk sejak masa mudanya di akademi Barcelona. Pengaruh Johan Cruyff dan Rinus Michels, serta peran Louis van Gaal yang memberinya debut bersama Barcelona dan Frank Rijkaard, ia sebut sebagai bagian penting dari pembentukan dirinya sebagai pemain maupun pelatih. Karena itu, ia merasa dirinya adalah bagian dari produk sepak bola Belanda.
Belanda sendiri membutuhkan arah baru setelah Piala Dunia 2026 yang mengecewakan. Ronald Koeman memilih mundur usai Oranje tersingkir di babak 32 besar oleh Maroko, dalam turnamen yang digelar di Amerika Utara tersebut. Xavi kini mewarisi tantangan untuk membangun kembali tim yang gagal melewati fase awal kompetisi bergengsi itu.
Menariknya, ini bukan pertama kali Xavi menggantikan Koeman. Pada 2021, ia juga mengambil alih kursi pelatih Barcelona dari Koeman dan berhasil membawa klub itu keluar dari periode sulit. Puncaknya, Xavi mempersembahkan gelar LaLiga musim 2022/23 sekaligus Piala Super Spanyol 2023. Namun performa Barcelona merosot pada musim berikutnya, dan ia meninggalkan Camp Nou tanpa trofi di akhir musim 2023/24.
Sebelum kembali ke Barcelona, Xavi memulai karier kepelatihannya bersama Al Sadd dari Qatar pada 2019 dan meraih tujuh trofi bersama klub tersebut. Sebagai pemain, rekam jejaknya tak perlu diragukan: bersama Barcelona dan timnas Spanyol, ia meraih Piala Dunia 2010 serta dua gelar Piala Eropa pada 2008 dan 2012.
Xavi menyatakan ketertarikannya pada filosofi sepak bola Belanda yang menurutnya sejalan dengan visinya sendiri — permainan menyerang berbasis penguasaan bola, dengan kreativitas dan gairah sebagai fondasinya. Bagi Xavi, kemenangan tetap menjadi tujuan utama, namun ia ingin meraihnya dengan cara yang mencerminkan karakter tersebut dan bisa dinikmati oleh publik.
Tag: Xavi Hernandez, Timnas Belanda, KNVB, Piala Dunia 2026, sepak bola internasional