BTS Tolak Kirim Karya ke Grammy 2027, Akademi Musik Bergengsi Itu Kini Tinjau Ulang Kategori Asian Pop
2026-08-18 06:09 WIB · aindari · 👁 689 dibaca
Langkah boikot BTS terhadap Grammy Awards 2027 memaksa penyelenggara mempertimbangkan revisi pada kategori Asian Pop yang baru saja mereka perkenalkan.
Langkah tak terduga datang dari BTS: grup K-pop asal Korea Selatan itu memilih tidak mengirimkan karya mereka untuk dipertimbangkan di Grammy Awards 2027. Keputusan ini bukan sekadar absen biasa — sinyal penolakan dari salah satu nama terbesar dalam industri musik global itu langsung mengguncang penyelenggara Grammy.
Dampaknya terasa cepat. Pihak Recording Academy, lembaga di balik Grammy Awards, kini dilaporkan tengah meninjau ulang kategori Asian Pop yang sebelumnya mereka rancang. Kategori tersebut sejatinya dipandang sebagai pengakuan terhadap gelombang musik Asia — termasuk K-pop — yang terus membesar di panggung internasional. Namun alih-alih disambut, kehadiran kategori itu justru memicu reaksi negatif dari komunitas penggemar BTS maupun pelaku industri.
Sejumlah kritik mengarah pada cara Grammy mendefinisikan dan merancang kategori tersebut. Bagi sebagian pihak, memisahkan musik Asia ke dalam kotak tersendiri justru dianggap sebagai bentuk segregasi, bukan penghargaan. BTS sendiri selama ini dikenal vokal dalam memperjuangkan pengakuan setara di industri musik Barat, dan ketidakikutsertaan mereka dibaca sebagai pernyataan sikap yang tegas.
Ketegangan ini turut menyeret nama James Corden ke dalam perbincangan publik, setelah video BTS dilaporkan menghilang dari kanal YouTube milik eks pembawa acara The Late Late Show itu — meski keterkaitan langsung antara kejadian tersebut dengan polemik Grammy belum sepenuhnya terkonfirmasi.
Grammy kini berada di persimpangan. Meninjau ulang kategori Asian Pop bisa diartikan sebagai respons terhadap tekanan, sekaligus pengakuan bahwa rancangan awal kategori itu memiliki celah yang perlu diperbaiki. Bagaimana bentuk revisi yang akan diambil — apakah kategori itu diubah, dihapus, atau dirumuskan ulang secara mendasar — masih belum diumumkan secara resmi.
Bagi industri musik, peristiwa ini menegaskan betapa besar pengaruh BTS, tidak hanya sebagai entitas komersial tetapi juga sebagai kekuatan yang mampu mendorong perubahan struktural di institusi musik sekelas Grammy. Keputusan akhir dari pihak Recording Academy akan menjadi penentu apakah ketegangan ini berakhir sebagai titik balik yang produktif atau justru meninggalkan luka yang lebih dalam antara industri musik Asia dan panggung penghargaan Barat.
Tag: BTS, Grammy Awards, K-pop, Asian Pop, boikot