Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Hiburan

Jakarta Jembatani Seniman Indonesia dan Jerman Lewat Pameran Lukisan di TIM

2026-08-19 06:03 WIB · aindari · 👁 541 dibaca

Pemprov DKI Jakarta membuka pameran lukisan bertema perdamaian yang mempertemukan seniman dari Indonesia dan Jerman di Taman Ismail Marzuki.

Taman Ismail Marzuki (TIM) kembali menjadi panggung pertemuan seni lintas negara. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka Pameran Lukisan SBY Art Community 2026 di Teater Kecil TIM, Jakarta Pusat, pada Selasa malam, 18 Agustus. Pameran ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen Pemprov DKI dalam menyediakan ruang kolaborasi bagi seniman, komunitas kreatif, dan pelaku budaya dari dalam maupun luar negeri.

Mengangkat tema "Art for Peace and a Better Future: Collaboration", pameran ini mempertemukan karya-karya dari seniman Indonesia dan Jerman dalam satu ruang apresiasi. Kolaborasi antara SBY Art Community dan Kornfeld Galerie Berlin menjadi inti dari perhelatan yang berlangsung hingga 30 Agustus tersebut. Di antara seniman yang karyanya dipamerkan terdapat Christopher Lehmpfuhl dari Jerman, serta Catur Nugroho, Cia Syamsiar, dan sejumlah seniman Indonesia lainnya.

Pramono menegaskan bahwa seni dan kebudayaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter Jakarta sebagai kota global yang tetap berakar pada identitasnya. Menurutnya, karya-karya yang ditampilkan tidak sekadar memperindah ruang, melainkan juga menghadirkan beragam perspektif tentang alam, budaya, dan kemanusiaan kepada publik luas.

Dalam sambutannya, Pramono menyebut kolaborasi Jakarta dan Berlin melalui jalur seni ini sebagai bagian penting dari upaya membangun kota yang terbuka terhadap pertukaran gagasan dan kreativitas. Ia menggambarkan karya seni sebagai medium yang mampu menangkap harapan akan dunia yang lebih damai dan lebih baik. Pramono juga berharap kolaborasi semacam ini dapat mempererat hubungan persahabatan antara kedua kota sekaligus membawa pesan perdamaian dari Jakarta ke panggung dunia.

Di luar konteks diplomatik budaya, Pramono turut mengungkapkan kekagumannya secara pribadi terhadap karya lukis Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, yang merupakan pendiri SBY Art Community. Ia mengaku telah mengoleksi tiga lukisan karya SBY dan menyatakan keinginannya untuk menambah koleksi tersebut.

Pameran ini menjadi bagian dari upaya lebih luas Pemprov DKI dalam menghidupkan kembali ruang-ruang kebudayaan di TIM serta memperkuat ekosistem seni kota, mulai dari galeri, komunitas, hingga festival budaya. Jakarta tampaknya ingin memposisikan diri bukan hanya sebagai pusat ekonomi, tetapi juga sebagai simpul pertukaran budaya internasional.

Tag: SBY Art Community, Taman Ismail Marzuki, pameran lukisan, kolaborasi seni, Jakarta Berlin