Hubble Ungkap Jejak Tabrakan Kosmik yang Membentuk Bima Sakti 11,8 Miliar Tahun Lalu
2026-08-19 17:06 WIB · aindari · 👁 440 dibaca
Teleskop Hubble menemukan bukti bahwa galaksi Bima Sakti pernah menelan sebuah galaksi kerdil sekitar 11,8 miliar tahun yang lalu.
Galaksi tempat Bumi bernaung ternyata menyimpan sejarah kekerasan kosmik yang terjadi jauh sebelum tata surya kita terbentuk. Teleskop luar angkasa Hubble berhasil menemukan bukti bahwa Bima Sakti pernah melahap sebuah galaksi kerdil sekitar 11,8 miliar tahun yang lalu — sebuah peristiwa yang diduga turut membentuk struktur galaksi kita seperti yang dikenal sekarang.
Penemuan ini menambah pemahaman ilmuwan tentang bagaimana galaksi besar tumbuh dari waktu ke waktu. Dalam kosmologi modern, galaksi besar seperti Bima Sakti diyakini berkembang sebagian melalui proses penggabungan atau penyerapan galaksi-galaksi yang lebih kecil di sekitarnya. Tabrakan purba yang teridentifikasi Hubble ini menjadi salah satu bukti observasional paling konkret dari proses tersebut.
Hubble, yang telah beroperasi selama lebih dari tiga dekade dan menjadi salah satu instrumen astronomi paling produktif sepanjang sejarah, mampu mendeteksi jejak peristiwa kuno ini melalui pengamatan terhadap bintang-bintang dan struktur yang tersisa dari proses penyerapan tersebut. Galaksi kerdil yang ditelan itu kini tidak lagi berdiri sendiri — materi dan bintang-bintangnya telah melebur ke dalam tubuh Bima Sakti.
Peristiwa semacam ini bukan hal asing dalam skala kosmik. Galaksi-galaksi besar kerap bertumbukan dan bergabung dalam rentang waktu miliaran tahun. Namun mengidentifikasi kapan dan bagaimana peristiwa spesifik itu terjadi membutuhkan kemampuan observasi yang sangat presisi, dan itulah yang berhasil dilakukan Hubble dalam temuan terbaru ini.
Angka 11,8 miliar tahun menempatkan tabrakan ini pada era ketika alam semesta masih sangat muda — alam semesta sendiri diperkirakan berusia sekitar 13,8 miliar tahun. Artinya, peristiwa penyerapan itu berlangsung kurang dari dua miliar tahun setelah Big Bang, pada masa ketika galaksi-galaksi pertama baru mulai terbentuk dan berinteraksi satu sama lain.
Temuan ini membuka pertanyaan lebih lanjut tentang seberapa banyak galaksi kerdil yang telah diserap Bima Sakti sepanjang sejarahnya, dan bagaimana setiap peristiwa penyerapan itu berkontribusi pada bentuk serta komposisi galaksi kita saat ini. Para astronom berharap data dari Hubble maupun teleskop generasi berikutnya dapat membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut secara lebih lengkap.
Tag: Hubble, Bima Sakti, galaksi kerdil, astronomi, kosmologi