Groundbreaking 7 Masjid di Jawa Barat, Program 99 Masjid Asmaul Husna Masuki Tahap Kedua
2026-08-29 06:04 WIB · aindari · 👁 633 dibaca

Setelah memulai pembangunan perdana di Aceh, program 99 Masjid Asmaul Husna kini merambah Kabupaten Bandung, Garut, dan Pangandaran dalam rangkaian groundbreaking empat hari.
Program 99 Masjid Asmaul Husna yang digagas Masjid Nusantara bersama Cinta Qur'an Foundation melanjutkan ekspansinya ke Jawa Barat. Selama empat hari, mulai 25 hingga 28 Agustus 2026, tujuh lokasi masjid dan musala di tiga kabupaten menjalani peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya tahap kedua pembangunan.
Program ini pertama kali diinisiasi pada awal 2026 dan diluncurkan resmi pada 12 Juli 2026 dalam acara Amazing Muharram 2026 di Jakarta. Tak lama setelah peluncuran, tahap pertama langsung bergulir di Aceh dengan peresmian dua masjid pada bulan yang sama, dihadiri CEO Masjid Nusantara Pras Purworo dan Pembina Cinta Qur'an Foundation Ustadz Fatih Karim.
Memasuki tahap kedua, rangkaian groundbreaking dibuka pada Selasa (25/8) di tiga titik Kabupaten Bandung: Masjid Miftahul Huda di Kecamatan Banjaran dengan nama Asmaul Husna Al-Wahhab, Masjid Al-Muttaqin di Kecamatan Pangalengan dengan nama Al-Baqi, dan Masjid Al-Hidayah di Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan, dengan nama An-Nur. Keesokan harinya, giliran Kabupaten Garut dengan dua lokasi — Masjid Al-Hidayah di Kecamatan Talegong bernama Al-Hadi, serta Masjid Al-Manan di Kecamatan Caringin bernama Al-Muqtadir. Pada Kamis (27/8), groundbreaking digelar di Masjid Jami An-Nur, Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Garut, yang mengusung nama Al-Baari. Rangkaian ditutup Jumat ini di Musala Al-Mutoharoh, Desa Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, dengan nama Al-Basith.
Direksi Cinta Qur'an Foundation Ivan Sopian menyebut semangat program ini berakar pada sejarah awal Islam. Ia mengingatkan bahwa saat Nabi Muhammad SAW hijrah dari Mekkah ke Madinah, salah satu langkah pertama yang dilakukan adalah membangun masjid — dan dari sanalah peradaban Islam kemudian tumbuh. Momen Maulid Nabi menjadi pengingat relevansi nilai tersebut.
Ivan menegaskan bahwa target pembangunan bukan sekadar menghadirkan struktur fisik. Masjid-masjid ini diharapkan menjadi ruang hidup bagi komunitas — tempat memperkuat kegiatan keagamaan, pendidikan Al-Qur'an, dan kebersamaan warga sekitar. Estimasi waktu pembangunan tiap masjid sekitar tiga bulan, namun bisa lebih singkat bila masyarakat setempat turut bergotong royong.
CEO Masjid Nusantara Pras Purworo mengajak masyarakat luas dan para donatur untuk terus berpartisipasi mendukung keberlangsungan program ini hingga target 99 masjid tercapai.
Tag: 99 Masjid Asmaul Husna, Masjid Nusantara, Cinta Qur'an Foundation, Jawa Barat, pembangunan masjid