Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi Siapkan Penerimaan Siswa Baru SD hingga SMA
2026-07-16 06:02 WIB · aindari

Sekolah Rakyat di Banyuwangi akan menerima sembilan rombongan belajar pada tahun ajaran 2026/2027 dan memusatkan kegiatan belajar di gedung baru di Muncar.
Sekolah Rakyat di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menyiapkan penerimaan siswa baru untuk tahun ajaran 2026/2027 dengan total sembilan rombongan belajar. Penerimaan itu mencakup jenjang sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas.
Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menyampaikan bahwa para siswa dijadwalkan mulai menggunakan gedung baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi pada Agustus. Kompleks sekolah tersebut berada di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, dan akan menjadi pusat kegiatan belajar bagi seluruh siswa Sekolah Rakyat di daerah itu.
Selama ini, kegiatan belajar Sekolah Rakyat Banyuwangi berlangsung di dua tempat terpisah. Sebagian siswa menempati Gedung Balai Diklat di Desa Licin, sementara sebagian lainnya belajar di Gedung BPVP Muncar. Penggabungan kegiatan ke satu lokasi dilakukan setelah pembangunan gedung baru selesai dan fasilitas pendukung siap dipakai.
Mujiono menjelaskan, pembangunan sekolah tersebut berada di atas lahan seluas 7 hektare. Hingga Rabu, 15 Juli, progres pengerjaannya telah mencapai 88 persen dan ditargetkan selesai pada 30 Juli. Ia menyebut kehadiran sekolah berasrama gratis itu sebagai bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Program Sekolah Rakyat di Banyuwangi tidak hanya menitikberatkan pada pelajaran umum. Menurut Mujiono, sekolah juga diarahkan untuk membangun karakter siswa serta membekali mereka dengan keterampilan. Pendidikan dan keahlian itu diharapkan dapat membantu siswa memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya.
Mujiono juga menyampaikan bahwa perkembangan siswa Sekolah Rakyat mulai terlihat. Anak-anak disebut lebih percaya diri, bersemangat, dan optimistis mengejar cita-cita. Sebagian siswa bahkan telah lulus, dengan pilihan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau langsung bekerja, termasuk di perusahaan Toyota.
Kepala Sekolah Rakyat Banyuwangi jenjang SD-SMP, Winarno, mengatakan dua Sekolah Rakyat rintisan di Banyuwangi kini digabung menjadi Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi. Saat ini, sembilan rombongan belajar itu terdiri atas empat rombel dari SRT 46 Muncar untuk jenjang SD dan SMA, serta lima rombel dari SRT di Licin untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.
Tag: Sekolah Rakyat, Banyuwangi, pendidikan gratis, sekolah berasrama, siswa baru