OJK: Asing Beli Bersih Rp1,19 Triliun di Saham, IHSG Naik 4,64 Persen pada Agustus 2026
2026-09-07 17:09 WIB · aindari · 👁 1,1rb dibaca

Pasar modal Indonesia mencatat penguatan menyeluruh sepanjang Agustus 2026, didorong masuknya modal asing di saham dan obligasi negara.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan berlanjutnya arus masuk modal asing ke pasar saham domestik sepanjang Agustus 2026. Pembelian bersih atau net buy investor asing tercatat mencapai Rp1,19 triliun, memperkuat sinyal pemulihan pasar yang sudah terlihat dalam beberapa bulan terakhir.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup Agustus di level 6.525,48, tumbuh 4,64 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyampaikan hal ini dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Agustus 2026 di Jakarta, Senin. Ia menegaskan bahwa ketahanan dan likuiditas pasar modal domestik tetap terjaga pada level yang dapat dikelola.
Salah satu indikator likuiditas, rata-rata bid-ask spread pasar saham, menyempit ke level 1,17 persen dari 1,33 persen pada bulan sebelumnya. Penyempitan selisih harga jual-beli ini dinilai OJK sejalan dengan arah pemulihan pergerakan pasar domestik secara keseluruhan.
Di segmen obligasi, Indonesia Composite Bond Index (ICBI) ditutup pada level 440,04 atau naik 2,23 persen secara bulanan. Minat asing terhadap Surat Berharga Negara (SBN) juga terpantau positif, dengan net buy mencapai Rp15,35 triliun secara month to month. Sementara itu, nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana per 31 Agustus tercatat Rp652,88 triliun, naik tipis 0,05 persen secara bulanan, meski investor reksa dana membukukan net redemption sebesar Rp8,5 triliun.
Jumlah investor pasar modal terus bertambah. Sepanjang Agustus, terdapat penambahan sekitar 1,07 juta investor baru, sehingga total investor kini mencapai 31,14 juta. Angka ini mencerminkan pertumbuhan 52,9 persen secara year to date, yang menurut OJK didorong oleh inisiatif pendalaman pasar dan penguatan ekosistem digital.
Dari sisi penghimpunan dana korporasi, nilai fundraising di pasar modal mencapai Rp128,8 triliun secara year to date hingga akhir Agustus, dengan 24 rencana penawaran umum masih dalam antrean pemrosesan. Penggalangan dana melalui skema Securities Crowdfunding (SCF) secara kumulatif telah menyentuh Rp2,04 triliun.
Pada segmen lain, volume transaksi pasar keuangan derivatif secara akumulatif Januari–Agustus 2026 mencapai 352.853 lot. Adapun bursa karbon mencatat 159 pengguna jasa terdaftar dengan volume transaksi 1,98 juta ton CO2e dan nilai transaksi kumulatif Rp93,9 miliar.
Tag: OJK, IHSG, pasar modal, investor asing, obligasi negara