Lebih dari 20 Pejabat dan Bos Bank BUMN Kumpul di Istana, Bahas Strategi Dorong Ekonomi
2026-09-07 17:12 WIB · aindari · 👁 1,2rb dibaca

Presiden Prabowo memimpin rapat terbatas bersama menteri-menteri ekonomi dan para direktur utama Himbara untuk membahas strategi peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional.
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin sore, yang secara khusus membahas strategi mendorong pertumbuhan ekonomi. Rapat ini dihadiri lebih dari 20 pejabat negara, mulai dari menteri-menteri bidang ekonomi hingga para direktur utama bank-bank milik negara yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Sebelum rapat berlangsung, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengonfirmasi bahwa agenda utama pertemuan tersebut adalah pertumbuhan ekonomi. "Informasi yang saya terima membahas pertumbuhan ekonomi," ujar Tito saat ditemui sebelum memasuki ruang rapat.
Sejumlah nama besar hadir dalam rapat yang berlangsung sore itu. Dari jajaran kabinet, tampak Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, serta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Hadir pula Menteri Perumahan Maruarar Sirait, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, dan Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria.
Dari sisi perbankan, seluruh pimpinan bank Himbara turut duduk dalam rapat tersebut, yakni Direktur Utama BRI Hery Gunardi, Dirut Bank Mandiri Riduan, Dirut BNI Putrama Wahju Setyawan, Dirut BTN Nixon L. P. Napitupulu, dan Dirut BSI Anggoro Eko Cahyo. Kehadiran para bos bank pelat merah ini menunjukkan bahwa pembahasan kemungkinan menyentuh peran sektor keuangan negara dalam mendukung target pertumbuhan.
Rapat terbatas pada Senin siang sebelumnya juga diikuti oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Pada sesi yang sama, Prabowo juga memimpin pembahasan sejumlah isu kebencanaan, meliputi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan Sumatra, serta penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.
Kompilasi pejabat lintas sektor dalam satu forum ini mencerminkan pendekatan pemerintah yang menyeluruh dalam merespons tekanan terhadap pertumbuhan ekonomi. Keterlibatan Danantara — baik melalui Rosan selaku CEO maupun Dony sebagai COO — juga menjadi catatan tersendiri, mengingat lembaga investasi negara itu diposisikan sebagai salah satu instrumen utama dalam strategi hilirisasi dan pembiayaan pembangunan ke depan.
Tag: pertumbuhan ekonomi, rapat terbatas, Prabowo, Himbara, Istana Merdeka