Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Pendidikan

Hasil PISA 2025: Indonesia Maju di Sains dan Literasi, Tapi Matematika Justru Merosot

2026-09-09 17:11 WIB · aindari · 👁 768 dibaca

Penilaian internasional PISA 2025 menunjukkan kemajuan Indonesia di bidang sains dan membaca, sementara skor matematika mengalami penurunan.

Indonesia mencatat hasil yang beragam dalam Programme for International Student Assessment (PISA) 2025. Di dua bidang, yakni sains dan membaca, performa siswa Indonesia menunjukkan peningkatan dibanding periode sebelumnya. Namun di sisi lain, kemampuan matematika justru mengalami penurunan, menjadikan hasil keseluruhan tidak sepenuhnya menggembirakan.

PISA merupakan penilaian internasional yang diselenggarakan secara berkala untuk mengukur kemampuan siswa berusia sekitar 15 tahun dalam tiga kompetensi utama: membaca, matematika, dan sains. Hasil penilaian ini kerap dijadikan tolok ukur kualitas pendidikan suatu negara di tingkat global.

Kemajuan di bidang sains dan literasi membaca bisa menjadi sinyal positif bahwa upaya peningkatan kualitas pembelajaran di kedua area tersebut mulai membuahkan hasil. Pemerintah dan pemangku kepentingan pendidikan selama ini telah mendorong berbagai program penguatan literasi sebagai bagian dari reformasi pendidikan nasional.

Namun, turunnya skor matematika menjadi catatan serius yang perlu mendapat perhatian. Matematika merupakan fondasi penting bagi kemampuan berpikir logis dan analitis siswa, serta sangat relevan dengan kebutuhan tenaga kerja di era digital dan industri berbasis teknologi. Penurunan ini mengindikasikan masih adanya kesenjangan dalam kualitas pembelajaran matematika di sekolah-sekolah Indonesia.

Data PISA 2025 ini dirilis dan dirangkum oleh Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan, yang berada di bawah Kementerian Pendidikan. Lembaga ini memiliki peran dalam mendukung akses dan mutu pendidikan melalui skema pembiayaan, sehingga hasil PISA turut menjadi bahan evaluasi kebijakan yang relevan bagi mereka.

Hasil ini diharapkan mendorong evaluasi mendalam terhadap kurikulum dan metode pengajaran matematika di tingkat sekolah menengah. Peningkatan kompetensi guru, penyediaan bahan ajar yang lebih kontekstual, serta penguatan dukungan bagi siswa di daerah terpencil menjadi sejumlah aspek yang kerap disebut sebagai kunci perbaikan.

Secara keseluruhan, capaian PISA 2025 mencerminkan potret pendidikan Indonesia yang tengah bergerak maju namun belum merata di semua bidang. Kemajuan di sains dan membaca perlu dipertahankan, sementara penurunan di matematika menjadi agenda mendesak yang harus segera ditangani agar Indonesia dapat bersaing lebih kompetitif di kancah pendidikan internasional.

Tag: PISA 2025, pendidikan Indonesia, literasi, matematika, sains