Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Teknologi

Bos Hardware Apple Beberkan Mengapa iPhone Lipat Baru Hadir Sekarang, Bukan 8 Tahun Lalu

2026-09-13 17:04 WIB · aindari · 👁 560 dibaca

John Ternus menjelaskan filosofi Apple yang mengutamakan kesiapan teknologi ketimbang menjadi yang pertama di pasar ponsel lipat.

Apple resmi memperkenalkan iPhone Duo, ponsel layar lipat pertama mereka, di tengah pasar yang sebenarnya sudah lebih dulu digarap produsen lain — terutama dari China — sejak sekitar delapan tahun lalu. Keterlambatan ini bukan tanpa penjelasan. John Ternus, kepala divisi hardware Apple, angkat bicara soal alasan di balik keputusan perusahaan yang baru masuk ke segmen ini sekarang.

Menurut Ternus, Apple tidak pernah berlomba untuk menjadi yang pertama meluncurkan suatu kategori produk. Perusahaan lebih memilih menunggu hingga teknologi benar-benar matang dan pengalaman pengguna dapat memenuhi standar yang mereka tetapkan. Pendekatan ini konsisten dengan pola Apple sebelumnya — mereka bukan pionir smartphone, tablet, maupun smartwatch, tetapi kerap dianggap berhasil mendefinisikan ulang kategori tersebut setelah masuk.

Ponsel lipat pertama di dunia memang lahir dari tangan produsen China, menjadikan Apple tertinggal hampir satu dekade dalam segmen ini. Kini dengan iPhone Duo, Apple mencoba membuktikan bahwa waktu masuk yang lebih lambat bisa diimbangi dengan eksekusi produk yang lebih matang. Pertanyaannya, apakah argumen itu cukup meyakinkan konsumen global.

Reaksi pasar terhadap iPhone Duo ternyata tidak seragam. Di China, perangkat ini dilaporkan mendapat sambutan yang cenderung dingin. Hal ini menjadi catatan penting mengingat China adalah salah satu pasar ponsel lipat terbesar sekaligus kandang bagi para pesaing langsung Apple di segmen tersebut. Sentimen yang kurang antusias di pasar ini berpotensi memengaruhi ekspektasi penjualan awal.

Di Indonesia, iPhone Duo juga menarik perhatian. BBC News Indonesia menyoroti kemungkinan kehadiran perangkat ini di pasar lokal, sementara dua kreator konten Indonesia yang telah menjajal iPhone Duo dan iPhone 18 Pro Max membagikan penilaian langsung mereka — memberikan gambaran awal bagaimana perangkat ini diterima oleh pengguna di Asia Tenggara.

Terlepas dari perdebatan soal keterlambatan, langkah Apple masuk ke pasar ponsel lipat menandai babak baru persaingan di segmen premium. Apakah strategi "lambat tapi matang" yang selama ini menjadi ciri khas Apple akan kembali terbukti efektif, atau justru pasar yang sudah terbiasa dengan merek lain akan sulit direbut — itu yang akan ditentukan oleh respons konsumen dalam beberapa bulan ke depan.

Tag: iPhone Duo, Apple, Ponsel Lipat, John Ternus, Teknologi Mobile