Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Teknologi

Teknologi Pelacak Kapal ITS Rekam Jejak Terakhir KM Virgo Sebelum Sinyal Hilang

2026-09-13 17:08 WIB · aindari · 👁 813 dibaca

Sistem AISITS milik ITS berhasil merekam perjalanan KM Virgo Transport 8 dari Surabaya hingga sinyal transponder berhenti terdeteksi pada malam hari di tengah laut.

Sebuah sistem pemantauan maritim berbasis teknologi milik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menjadi salah satu sumber data penting dalam menelusuri pergerakan KM Virgo Transport 8 sebelum kapal tersebut mengalami insiden di Laut Jawa. Sistem bernama Automatic Identification System of ITS, atau AISITS, merekam seluruh jejak pelayaran kapal itu sejak meninggalkan pelabuhan hingga sinyal terakhir diterima pada Sabtu, 12 September.

Menurut pakar sistem perkapalan ITS, Dr. Eng. Dhimas Widhi Handani, data yang dihimpun oleh Remote Base Station dan server AISITS menunjukkan KM Virgo bertolak dari Terminal Jamrud Selatan sekitar pukul 10.00 WIB. Saat masih berada di area pelabuhan, kapal bergerak lambat dengan kecepatan antara 0,3 hingga 3,5 knot. Kecepatan meningkat signifikan setelah kapal memasuki Alur Pelayaran Barat Surabaya, mencapai 12 hingga 14 knot. Di sekitar perairan Karang Jamuang pada pukul 12.00 WIB, laju kapal tercatat stabil di kisaran 13 hingga 14 knot, sebelum melanjutkan perjalanan ke arah timur laut menuju Banjarmasin, Kalimantan.

Sinyal terakhir kapal diterima sistem pada pukul 22.33 WIB dengan kecepatan tercatat 12,9 knot. Setelah waktu itu, tidak ada lagi data pergerakan yang masuk ke server. Dhimas menyebut dua kemungkinan penyebab terputusnya sinyal: kapal berada di luar jangkauan stasiun penerima AISITS, atau perangkat transponder AIS di atas kapal berhenti mengirimkan data.

Di luar fungsinya dalam insiden ini, Dhimas menjelaskan bahwa data historis AISITS secara umum dapat dimanfaatkan untuk mengidentifikasi berbagai kejadian di laut, termasuk mendeteksi kapal yang menyimpang dari jalur atau berhenti di lokasi yang tidak semestinya. Sistem ini juga mampu memantau pergerakan kapal di sekitar infrastruktur kritis seperti pipa bawah laut dan anjungan lepas pantai.

AISITS dilengkapi sejumlah fitur pendukung keamanan maritim, antara lain sistem peringatan dini, pelacakan kapal, pemantauan konsumsi bahan bakar, dan pemantauan pelampung pintar. Selain itu, sistem ini menyediakan rencana manuver prediktif, informasi cuaca, serta peta kepadatan lalu lintas kapal dalam bentuk heat map. Seluruh notifikasi peringatan dapat diakses melalui aplikasi maupun command center di tepi pantai, sehingga pemangku kepentingan dapat merespons potensi gangguan secara cepat.

Keberadaan AISITS mencerminkan peran teknologi dalam memperkuat pengawasan perairan Indonesia. Kemampuan pemantauan secara real-time sekaligus penyimpanan data historis menjadikan sistem ini relevan tidak hanya untuk keperluan investigasi kecelakaan, tetapi juga untuk menjaga keselamatan pelayaran secara berkelanjutan.

Tag: AISITS, KM Virgo Transport 8, teknologi maritim, ITS Surabaya, keselamatan pelayaran