129 Orang Masih Hilang, Basarnas Siapkan Opsi Salvage KM Virgo Jika Cuaca Terus Memburuk
2026-09-16 06:09 WIB · aindari · 👁 732 dibaca

Gelombang tinggi dan arus kuat di perairan Masalembo menghalangi penyelaman, mendorong Basarnas menyiapkan skenario cadangan termasuk kemungkinan menarik atau membalikkan bangkai kapal.
Memasuki hari ketiga operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8, Badan SAR Nasional (Basarnas) belum dapat menurunkan tim penyelam ke lokasi tenggelamnya kapal di perairan Masalembo, Laut Jawa. Kondisi gelombang, kecepatan arus, dan jarak pandang yang terbatas menjadi penghalang utama yang membuat operasi bawah laut dinilai belum aman untuk dijalankan.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii menegaskan bahwa keselamatan personel menjadi landasan utama setiap keputusan operasional. Meski tiga tim penyelam beserta peralatan pendukung telah disiapkan, seluruhnya masih menunggu kondisi perairan membaik sebelum bisa dikerahkan. Basarnas tetap memaksimalkan pencarian melalui jalur udara dan permukaan laut sembari mempersiapkan operasi bawah laut begitu situasi memungkinkan.
Dalam operasi ini, Basarnas juga didukung KRI Canopus, kapal berteknologi tinggi yang dilengkapi remotely operated vehicle (ROV) dan multibeam echosounder untuk pengamatan bawah laut. Namun kapal tersebut pun belum bisa dioperasikan secara optimal akibat cuaca yang dinilai sangat berbahaya. Syafii menyebut kemampuan penyelam dan peralatan yang tersedia sebenarnya mampu menjangkau kedalaman lebih dari 150 meter.
Apabila hambatan cuaca terus berlanjut, Basarnas menyiapkan skenario alternatif yang lebih besar, yakni melibatkan pihak-pihak dengan kemampuan salvage. Opsi yang dipertimbangkan mencakup proses pengangkatan bangkai kapal, membalikkan posisinya, hingga menariknya agar tim penyelamat dapat mengakses bagian dalam kapal untuk mencari korban. Setelah proses pencarian korban tuntas, Syafii menyatakan penanganan selanjutnya akan diserahkan kepada tim investigasi di bawah koordinasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Hingga Selasa (15/9) pukul 22.00 WITA, Basarnas mencatat total 114 orang telah berhasil dievakuasi ke Banjarmasin, terdiri dari 108 orang selamat dan 6 orang meninggal dunia. Dengan demikian, masih ada 129 orang yang belum ditemukan dari total 243 penumpang dan awak yang berada di kapal. Tidak ada laporan penemuan korban tambahan dari unsur udara, laut, maupun kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian hingga malam itu.
KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 WITA saat dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal yang membawa 243 orang itu terakhir terpantau di perairan Masalembo setelah bertolak dari Surabaya pada Sabtu (12/9).
Tag: Basarnas, KM Virgo Transport 8, SAR Laut Jawa, Masalembo, Salvage