Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Internasional

PM Pakistan Kecam Serangan Drone ke Makkah, Desak Semua Pihak Pilih Dialog

2026-09-16 17:10 WIB · aindari · 👁 698 dibaca

Perdana Menteri Shehbaz Sharif menyebut upaya serangan drone terhadap kota suci Makkah sebagai tindakan keji dan menegaskan Pakistan berdiri bersama Arab Saudi.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif angkat bicara keras menyusul laporan upaya serangan pesawat nirawak yang menargetkan kawasan sekitar Makkah, kota paling suci dalam Islam. Melalui unggahan di platform X pada Rabu, Sharif menyebut serangan itu sebagai tindakan yang keji dan biadab, serta menyatakan kecaman tegas atas insiden tersebut.

Koalisi militer pimpinan Arab Saudi sebelumnya mengumumkan bahwa sistem pertahanan udara Saudi berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah drone pada Selasa malam sekitar pukul 18.50 waktu setempat atau 22.50 WIB. Juru bicara koalisi, Turki al-Malki, menyatakan drone itu berhasil dihentikan sebelum memasuki wilayah udara terbatas, dengan serpihan puing jatuh di selatan kota. Koalisi menuduh kelompok Houthi dari Yaman sebagai pihak yang meluncurkan drone tersebut, meski kelompok itu membantah keterlibatannya.

Sharif memuji respons militer Saudi atas insiden ini, menyebut angkatan bersenjata kerajaan bertindak dengan ketelitian, keberanian, dan profesionalisme tinggi. Ia menggambarkan tindakan pencegatan itu sebagai langkah yang cepat dan heroik dalam melindungi salah satu tempat paling sakral bagi umat Muslim di seluruh dunia.

Di luar kecaman, Sharif juga menyerukan de-eskalasi kepada semua pihak yang terlibat dalam konflik di kawasan. Ia menegaskan bahwa dialog dan diplomasi adalah satu-satunya jalan yang berkelanjutan menuju perdamaian, sembari mengingatkan bahwa kawasan ini telah menanggung beban konflik yang terlalu besar. Pernyataan ini mencerminkan kekhawatiran Islamabad terhadap potensi eskalasi lebih lanjut yang dapat mengguncang stabilitas regional.

Pakistan menegaskan posisinya berdiri bahu membahu dengan Arab Saudi, bukan hanya sebagai negara sahabat, tetapi juga dalam kapasitas menjaga keamanan dan kesucian Dua Kota Suci, yakni Makkah dan Madinah. Sharif menyebut hal itu sebagai kewajiban yang dipegang teguh oleh seluruh rakyat Pakistan.

Hubungan pertahanan antara kedua negara memang tengah menguat. Pakistan dan Arab Saudi menandatangani perjanjian pertahanan bersama pada tahun lalu, yang kemudian diperluas menjadi pakta pertahanan trilateral bersama Turki di Makkah pada Agustus tahun yang sama. Insiden drone ini terjadi di tengah kerangka kerja sama keamanan yang semakin erat antara ketiga negara tersebut.

Tag: Pakistan, Arab Saudi, Makkah, Drone Houthi, Keamanan Kawasan