TDRI Gelar Seminar APEC Dua Hari, Dorong Adopsi AI di Industri Desain Asia Pasifik
2026-09-18 17:11 WIB · aindari · 👁 555 dibaca

Taiwan Design Research Institute mempertemukan hampir 100 pakar dari delapan negara APEC untuk membahas peluang dan tantangan transformasi kecerdasan buatan di sektor desain.
Taiwan Design Research Institute (TDRI) menyelenggarakan seminar internasional bertajuk 2026 APEC International Seminar on AI-Driven Design Innovation selama dua hari mulai 16 September. Forum ini mengumpulkan hampir 100 peserta dari kalangan pemerintah, industri, akademisi, dan lembaga riset yang berasal dari delapan negara dan pasar APEC, yakni Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Peru, Filipina, Chinese Taipei, dan Thailand.
Presiden TDRI Chi-Yi Chang menyebut lembaganya terus mendorong integrasi desain dan teknologi dengan dukungan Department of Industrial Technology (DoIT) di bawah Kementerian Perekonomian Taiwan. Dalam kerangka itu, TDRI mengembangkan berbagai kapabilitas inti AI untuk sektor desain, mencakup prompt engineering, retrieval-augmented generation (RAG), alur kerja otomatis, hingga agen AI yang disesuaikan dengan kebutuhan praktis para desainer.
Upaya tersebut diklaim membawa hasil konkret. Perangkat AI yang dikembangkan TDRI mampu memangkas biaya pengembangan tahunan sebesar 5–10% dan mengurangi waktu analisis data manual hingga sekitar 30%. Sejumlah perangkat strategi desain dan analisis data produk dari TDRI kini telah dipakai oleh lima asosiasi industri desain utama di Taiwan, meliputi bidang desain industri, grafis, interior, dan interaksi.
Capaian TDRI tidak hanya diakui lewat Golden Pin Design Award, tetapi juga telah diperkenalkan ke berbagai negara termasuk Amerika Serikat, Italia, Jepang, Filipina, dan Indonesia. Hal ini memperkuat posisi Taipei sebagai salah satu pusat inovasi desain berbasis AI di kawasan.
Seminar APEC kali ini membahas empat tema utama: tren desain berbasis AI, kebijakan, pengembangan talenta, dan peluang transformasi industri. Selain sesi diskusi, acara ini juga menghadirkan lokakarya khusus yang mempertemukan pakar dari negara-negara peserta untuk mengeksplorasi bagaimana AI dapat memperkuat kapasitas inovasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus merancang arah pengembangan talenta dan kerangka kebijakan yang mendukung.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, para peserta dijadwalkan mengunjungi Taiwan InnoTech Expo (TIE) 2026 guna menyaksikan langsung kemampuan inovasi Taipei di bidang AI, semikonduktor, dan teknologi lainnya. Melalui seminar ini, TDRI menyatakan ambisinya untuk membantu UMKM di Asia Pasifik menangkap peluang dari gelombang transformasi AI dan bersama-sama membangun ekosistem inovasi yang inklusif serta berkelanjutan di kawasan.
Tag: TDRI, kecerdasan buatan, desain inovasi, APEC, UMKM