Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Teknologi

IKN Andalkan IKNOW untuk Percepat Respons Kebakaran Saat Kemarau

2026-07-18 06:12 WIB · aindari

Aplikasi IKNOW dipakai sebagai kanal laporan warga untuk mendukung peringatan dini dan penanganan kebakaran di kawasan Ibu Kota Nusantara.

Otorita Ibu Kota Nusantara menggunakan aplikasi IKNOW sebagai jalur pelaporan digital untuk menghadapi risiko kebakaran permukiman serta kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau di kawasan IKN. Sistem ini diarahkan untuk mempercepat penerimaan informasi dari warga dan membantu respons petugas di lapangan.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat, bahwa masyarakat dapat menyampaikan tanda-tanda kebakaran melalui fitur tombol panik di aplikasi IKNOW. Fitur tersebut tersambung dengan Nusantara Command Center, sehingga laporan dapat diterima petugas secara waktu nyata.

Setelah laporan masuk, petugas di pusat komando akan menggunakan informasi itu sebagai bagian dari mekanisme peringatan dini. Tahap berikutnya dilakukan melalui koordinasi dengan polisi kehutanan dan pemadam kebakaran untuk memeriksa kondisi di lokasi serta menangani kejadian bila diperlukan. Basuki menekankan bahwa perlindungan area hutan menjadi unsur penting dalam pembangunan IKN.

Pemantauan titik panas menjadi salah satu perhatian selama kemarau. Data Juni 2026 menunjukkan Kabupaten Kutai Kartanegara, yang masuk dalam wilayah delineasi IKN, mencatat 40 titik panas. Pada periode yang sama, Kabupaten Penajam Paser Utara tidak mencatat titik panas. Memasuki Juli 2026, jumlah titik panas di Kutai Kartanegara naik menjadi 46 titik, sedangkan Penajam Paser Utara tetap berada pada angka nol.

Selain memakai sistem digital, Otorita IKN juga memperkuat peran warga dalam pencegahan dan penanganan awal karhutla. Upaya itu dilakukan melalui desa tangguh bencana dan kelompok masyarakat peduli api yang ditempatkan sebagai unsur terdepan dalam mendeteksi potensi kebakaran lebih cepat.

Mitigasi karhutla di kawasan IKN turut diperkuat Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui kerja sama lintas lembaga. Kolaborasi melibatkan Kementerian Kehutanan, pemerintah kabupaten, BMKG, Basarnas, serta TNI dan Polri. Kepala Pelaksana BPBD Kalimantan Timur Buyung Dodi Gunawan menyatakan koordinasi antarlembaga terus diperkuat untuk mengantisipasi potensi karhutla pada musim kemarau.

BPBD Kalimantan Timur juga menyiapkan satu tim siaga bencana untuk mendukung penanggulangan kebakaran dan memantau perkembangan titik panas di kawasan IKN. Kombinasi pelaporan digital, pemantauan, kesiapsiagaan petugas, dan keterlibatan masyarakat menjadi bagian dari strategi antisipasi kebakaran di wilayah tersebut.

Tag: IKN, IKNOW, karhutla, teknologi kebencanaan, Kalimantan Timur