Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Teknologi

Pembaruan Windows 11 Bawa Lonjakan Performa: Respons Sistem Diklaim Naik 20 Persen

2026-10-16 17:04 WIB · aindari · 👁 561 dibaca

Microsoft merilis pembaruan besar Windows 11 yang mengoptimalkan manajemen memori, mempercepat Bluetooth dan login, serta menghadirkan fitur pencarian berbasis AI.

Microsoft resmi menggelontorkan pembaruan signifikan untuk Windows 11 yang diklaim mampu meningkatkan responsivitas sistem operasi hingga 20 persen. Peningkatan ini terutama dicapai melalui perbaikan mendasar pada cara sistem mengelola memori (RAM), sehingga komputer terasa lebih gesit saat menjalankan banyak tugas sekaligus.

Navjot Virk, Corporate Vice President of Windows Experiences Microsoft, memaparkan bahwa sistem operasi kini sanggup menyimpan data aktif tambahan hingga 2 GB langsung di dalam RAM, alih-alih membuangnya ke media penyimpanan yang jauh lebih lambat. Perubahan ini berdampak nyata ketika pengguna membuka banyak aplikasi atau tab peramban secara bersamaan, karena sistem tidak perlu terus-menerus membaca data dari disk.

Menurut Virk, perangkat dengan kapasitas RAM 8 GB akan merasakan manfaat paling besar dari optimalisasi ini. Untuk kategori perangkat tersebut dan yang memiliki RAM lebih kecil, Microsoft juga menerapkan kebijakan baru: fitur widgets hanya akan dimuat saat pengguna benar-benar membukanya, bukan berjalan di latar belakang. Langkah ini diklaim menghemat lebih dari 200 MB memori yang bisa dialokasikan untuk keperluan lain. Efisiensi semacam ini dinilai semakin relevan di tengah melonjaknya harga RAM di pasaran akibat tingginya permintaan dari pusat data yang mendukung infrastruktur kecerdasan buatan.

Pembaruan ini tidak hanya menyentuh aspek memori. Koneksi pemindaian Bluetooth turut ditingkatkan keandalannya, sehingga proses penyandingan perangkat seperti AirPods ke komputer berlangsung lebih cepat. Sistem autentikasi Windows Hello pun dirancang ulang agar proses login menjadi lebih ringkas, cepat, dan stabil.

Di sisi fitur eksperimental, para peserta program Windows Insider kini sudah bisa menjajal fitur Search baru yang dirombak dengan pendekatan AI. Fitur pencarian ini bekerja menyerupai chatbot dan memungkinkan pengguna mengeksekusi ribuan perintah tugas secara langsung melalui antarmuka pencarian tersebut.

Khusus untuk kalangan Insider, Microsoft juga memperkenalkan aplikasi Photos versi baru. Galeri di dalamnya mampu menyatukan koleksi foto dari penyimpanan lokal, OneDrive, maupun iCloud dalam satu tampilan terpadu. Alat penyunting bawaan pada aplikasi ini diklaim memuat 25 persen lebih cepat dibandingkan sebelumnya, sementara fitur pratinjau gambar bekerja 30 persen lebih responsif. Secara keseluruhan, pembaruan ini menunjukkan fokus Microsoft pada efisiensi sumber daya dan integrasi AI sebagai pilar utama pengembangan Windows 11 ke depan.

Tag: Windows 11, Microsoft, manajemen memori, pembaruan sistem operasi, AI