BP Tapera Perluas Akses Rumah Pertama bagi Pekerja Muda lewat FLPP
2026-10-18 06:05 WIB · aindari · 👁 912 dibaca
Program KPR bersubsidi melalui FLPP ditawarkan untuk membantu pekerja muda menghadapi harga rumah, bunga pembiayaan, dan uang muka yang tinggi.
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mendorong pekerja muda yang belum memiliki rumah untuk memanfaatkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Program tersebut ditujukan untuk memperluas kesempatan masyarakat memperoleh rumah pertama, khususnya kelompok usia produktif yang menghadapi tantangan pembiayaan.
Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera Sid Herdi Kusuma menyebut FLPP relevan dengan kondisi pekerja muda saat ini. Menurut dia, kelompok tersebut menghadapi tekanan dari kenaikan harga properti, tingkat suku bunga yang tinggi, serta kebutuhan uang muka atau down payment (DP) yang tidak kecil. Faktor-faktor itu dapat menjadi hambatan ketika pekerja mulai merencanakan pembelian rumah.
Melalui FLPP, BP Tapera menyediakan dukungan pembiayaan untuk KPR rumah subsidi. Skema ini diharapkan dapat membuat akses kepemilikan rumah lebih terbuka bagi masyarakat yang memenuhi ketentuan program. Pekerja muda menjadi salah satu sasaran penting karena kebutuhan mereka terhadap rumah pertama muncul ketika kemampuan finansial masih perlu disesuaikan dengan berbagai biaya pembelian properti.
Bank Syariah Nasional (BSN) turut mendukung penyaluran rumah subsidi melalui pembiayaan dengan cicilan tetap. Direktur Consumer Banking BSN Mochamad Yut Penta mengatakan pola angsuran tersebut dapat membantu pekerja muda menyusun rencana keuangan secara lebih terukur. Besaran angsuran yang tidak berubah menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan BSN dalam pembiayaan rumah subsidi.
Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho mengajak masyarakat yang belum mempunyai rumah, termasuk generasi muda yang telah memenuhi persyaratan, untuk menggunakan kesempatan dalam program FLPP. Data realisasi sementara hingga 4 September 2026 menunjukkan penerima manfaat terbanyak berasal dari kelompok usia 19–25 tahun atau Generasi Z.
Tingginya penerima dari kelompok tersebut dinilai mencerminkan mulai tumbuhnya kesadaran dan keberanian generasi muda untuk merencanakan kepemilikan rumah sejak awal. BP Tapera memandang rumah pertama bukan hanya sebagai tempat tinggal, melainkan bagian dari proses membangun kehidupan bersama keluarga. Dengan dukungan pembiayaan dan kepastian angsuran, program ini diarahkan untuk membantu pekerja muda mengambil langkah awal menuju kepemilikan rumah.
Tag: BP Tapera, FLPP, KPR subsidi, rumah pertama, pekerja muda