Akhir Pekan Halloween di AS Diwarnai 76 Kematian dan 201 Korban Luka
2026-11-02 13:00 WIB · aindari · 👁 795 dibaca
Rangkaian penembakan di sejumlah negara bagian berlangsung sejak Jumat hingga Minggu, ketika warga Amerika Serikat merayakan Halloween.
Sedikitnya 76 orang meninggal dan 201 lainnya terluka dalam berbagai insiden senjata api di Amerika Serikat selama akhir pekan Halloween 2026. Data tersebut dihimpun para analis berdasarkan laporan aparat penegak hukum dan pemberitaan media. Peristiwa berlangsung sejak Jumat pagi, 30 Oktober, hingga menjelang Minggu, 1 November.
Halloween tahun itu jatuh pada Sabtu, 31 Oktober. Momen tersebut tergolong jarang karena perayaan Halloween terakhir yang berlangsung pada akhir pekan terjadi pada 2020, sedangkan kesempatan berikutnya baru muncul pada 2037. Warga di berbagai kota merayakannya melalui parade, pesta, dan acara kostum berskala besar.
Rangkaian kejadian dimulai di Tennessee ketika seorang remaja membawa pistol ke sebuah sekolah menengah atas pada Jumat pagi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Remaja tersebut kemudian menghadapi tuduhan kepemilikan senjata api secara ilegal. Pada hari yang sama, seorang wakil sheriff di Eureka, Montana, tewas dalam baku tembak saat petugas merespons panggilan darurat terkait penyerang bersenjata. Petugas lain terluka dalam kejadian tersebut.
Di Chicago, seorang pria berusia 35 tahun tewas ditembak setelah pertengkaran di kawasan bagian selatan kota. Lokasi kejadian merupakan sebuah rumah yang dihias untuk Halloween. Di Missouri, perselisihan dalam pesta rumah berkembang menjadi penembakan yang menyebabkan seorang pemuda berusia 18 tahun terluka. Kasus lain yang dihitung dalam rangkaian tersebut berkaitan dengan kekerasan dalam rumah tangga.
Penembakan juga terjadi di sebuah pusat perbelanjaan di Fairfield, California, dekat toko kostum Halloween. Enam orang berusia 16 hingga 43 tahun terluka, sementara seorang perempuan hamil berusia 31 tahun meninggal. Di Alabama, dua orang tewas dalam penembakan di kompleks apartemen. Polisi Wichita melaporkan empat orang dibawa ke rumah sakit di Kansas pada Sabtu pagi; salah satunya terkena peluru nyasar di wajah.
Menjelang Minggu, enam orang terluka dalam penembakan dekat kampus Universitas Delaware. Sebuah pesta ulang tahun di Texas menyebabkan tujuh orang dirawat karena luka tembak. Di Jacksonville, Florida, pemuda berusia 20 tahun meninggal dan sembilan orang, termasuk anak perempuan berusia 15 tahun, terluka dalam sebuah pesta. Di Illinois, seorang pemuda berusia 19 tahun tewas dan delapan orang lain mengalami luka. Secara keseluruhan, para analis mencatat 201 korban luka dan 76 kematian di seluruh AS selama periode tersebut.
Tag: Amerika Serikat, penembakan, Halloween, kejahatan bersenjata, korban jiwa