Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Internasional

Iran Laporkan Empat Tanker Terbakar Setelah Menabrak Ranjau di Hormuz

2026-11-04 21:01 WIB · aindari · 👁 502 dibaca

IRGC menyebut empat kapal tanker rusak dan terbakar setelah memasuki area terlarang, sementara dua kapal lain ditahan.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melaporkan empat kapal tanker pengangkut minyak terbakar dan mengalami kerusakan setelah menabrak ranjau laut di Selat Hormuz. Laporan itu disampaikan pasukan bersenjata Iran melalui Dinas Penerangan IRGC. Tidak ada keterangan dalam laporan mengenai identitas kapal, asal, tujuan, ataupun kondisi awaknya.

Menurut IRGC, keempat kapal tersebut telah menerima peringatan sebelum memasuki wilayah selatan Selat Hormuz. Pasukan Iran menyatakan kapal-kapal itu tetap berusaha melintasi area yang ditetapkan sebagai jalur terlarang. Insiden tersebut kemudian menyebabkan kapal terbakar serta mengalami kerusakan.

IRGC juga menyatakan dua kapal tanker lain melanggar jalur pelayaran. Kedua kapal itu, menurut laporan yang sama, kini berada dalam penahanan pihak Iran. Pernyataan tersebut tidak menjelaskan kapan penahanan dilakukan, lokasi kapal, maupun alasan rinci selain dugaan pelanggaran jalur.

Selat Hormuz merupakan perairan yang disebut dalam laporan sebagai lokasi rangkaian insiden tersebut. Materi laporan tidak memuat informasi mengenai upaya pemadaman, evakuasi, jumlah korban, atau dampak langsung terhadap pelayaran dan pengiriman minyak. Potensi gangguan terhadap lalu lintas kapal dapat menjadi perhatian pasar, tetapi laporan ini tidak menetapkan dampak tertentu terhadap harga minyak atau nilai tukar.

Dalam perkembangan lain, Angkatan Udara IRGC mengatakan telah menembak jatuh pesawat nirawak MQ-9 di atas perairan Selat Hormuz. Menurut klaim Iran, penembakan itu berlangsung pada Rabu pukul 04.30 waktu setempat. IRGC menyebut kejadian tersebut sebagai penembakan MQ-9 ke-56 yang berhasil dilakukan pasukannya.

Pemerintah Iran juga kembali menyampaikan sikap konfrontatif terhadap kelompok yang disebutnya sebagai zionis dan Amerika Serikat. IRGC menyatakan perjuangan akan diteruskan hingga titik darah penghabisan. Pernyataan itu disampaikan dalam kaitan dengan Hari Siswa Nasional, yang juga dikenal di Iran sebagai Hari Perjuangan Melawan Arogansi Asing.

IRGC mengatakan pada 4 November tahun ini dunia akan menyaksikan keruntuhan arogansi, sebagaimana yang disebutnya terjadi dalam Revolusi Islam Iran pada 1979. Laporan mengenai kapal tanker dan pesawat nirawak tersebut berasal dari kantor berita Iran, IRNA.

Tag: Selat Hormuz, Iran, kapal tanker, ranjau laut, MQ-9