Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Kesehatan

Indonesia dan Australia Luncurkan KITA SEHAT, Program Kesehatan Senilai Rp100 Juta Dolar Selama Delapan Tahun

2026-07-21 17:07 WIB · aindari · 👁 947 dibaca

Kedua negara berkomitmen memperkuat sistem kesehatan primer Indonesia hingga 2033 melalui kemitraan jangka panjang yang melibatkan tiga provinsi dan sejumlah mitra internasional.

Indonesia dan Australia resmi meluncurkan program kolaborasi kesehatan jangka panjang bertajuk Kemitraan Indonesia-Australia untuk Transformasi Kesehatan, atau KITA SEHAT, di Jakarta pada Selasa. Program ini dirancang untuk mendukung transformasi sistem kesehatan manusia sekaligus kesehatan hewan di Indonesia, dengan visi besar mewujudkan akses layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Program senilai hingga 100 juta dolar Australia ini akan berjalan dalam dua tahap sepanjang periode 2025 hingga 2033. Pelaksanaannya melibatkan Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Pertanian di sisi Indonesia, serta berkoordinasi dengan Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia. Tiga lembaga PBB turut digandeng sebagai mitra pembangunan, yakni WHO, UNICEF, dan UNFPA.

Secara geografis, KITA SEHAT tidak hanya beroperasi di tingkat pusat, tetapi juga menyasar tiga provinsi: Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Barat Daya. Program ini memusatkan perhatian pada empat area utama — penguatan kebijakan dan tata kelola layanan kesehatan primer, peningkatan mutu pelayanan primer itu sendiri, penguatan komponen pendukung sistem kesehatan, serta ketahanan kesehatan nasional.

Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard menegaskan bahwa program ini sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025–2045, yang menempatkan pembangunan kesehatan sebagai salah satu fondasi utama transformasi Indonesia. Ia menekankan bahwa keberhasilan KITA SEHAT tidak diukur dari durasi program, melainkan dari seberapa kokoh sistem kesehatan dan kapasitas nasional yang berhasil dibangun.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyoroti pentingnya prioritas pada layanan primer sebelum layanan rujukan. Ia juga secara khusus meminta dukungan Australia untuk mendorong cakupan imunisasi nasional melampaui angka 90 persen — sebuah target yang mencerminkan salah satu tantangan mendasar dalam sistem kesehatan Indonesia saat ini.

Dari sisi Australia, Wakil Duta Besar Gita Kamath menyebut KITA SEHAT sebagai cerminan kemitraan kesehatan yang telah lama terjalin antara kedua negara. Australia, menurutnya, berkomitmen mendukung penguatan layanan primer, perbaikan gizi masyarakat, dan pembangunan sistem ketahanan kesehatan yang lebih andal di Indonesia.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan mitra pembangunan internasional, KITA SEHAT diharapkan menghasilkan inovasi dan praktik terbaik yang dapat direplikasi secara lebih luas — mempercepat langkah Indonesia menuju cita-cita kesehatan untuk semua.

Tag: KITA SEHAT, kesehatan Indonesia, kerja sama Indonesia-Australia, layanan kesehatan primer, Bappenas