Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Ekonomi

IHSG Cetak Penguatan 12% Sepanjang Juli, Tembus Level Tertinggi dalam 10 Pekan

2026-07-22 06:05 WIB · aindari

Indeks Harga Saham Gabungan menguat signifikan secara bulanan di tengah meredanya euforia saham-saham berbasis kecerdasan buatan di pasar global.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kinerja impresif sepanjang Juli 2025, dengan penguatan mencapai 12% secara month-to-date (MTD). Lonjakan ini membawa indeks ke level tertingginya dalam 10 pekan terakhir, sebuah pencapaian yang menarik perhatian pelaku pasar di tengah dinamika global yang sedang bergeser.

Pada perdagangan 22 Juli, IHSG ditutup naik 1,74%, melanjutkan tren positif yang telah berlangsung selama sembilan hari berturut-turut. Penguatan beruntun ini menjadi salah satu yang paling konsisten dalam beberapa waktu terakhir dan memunculkan pertanyaan di kalangan analis mengenai keberlanjutan momentum tersebut.

Dua faktor utama disebut sebagai pendorong minat investor terhadap pasar saham domestik: valuasi saham yang dinilai masih murah dibandingkan nilai fundamentalnya, serta optimisme terhadap kinerja emiten yang diperkirakan membaik. Kombinasi keduanya mendorong aksi beli yang cukup agresif, khususnya pada saham-saham pilihan.

Di sisi nilai tukar, rupiah turut mencatat pergerakan positif, memberikan sinyal tambahan bahwa sentimen terhadap aset-aset Indonesia sedang membaik. Penguatan rupiah ini berpotensi memperkuat kepercayaan investor asing untuk kembali masuk ke pasar domestik, meski perlu dicermati bahwa pergerakan kurs dipengaruhi oleh banyak variabel eksternal yang bisa berubah sewaktu-waktu.

Menariknya, reli IHSG ini terjadi justru ketika gairah terhadap saham-saham berbasis kecerdasan buatan (AI) di pasar global mulai mereda. Fenomena ini mengindikasikan adanya rotasi minat investor, di mana sebagian dana kemungkinan berpindah ke pasar-pasar berkembang seperti Indonesia yang menawarkan potensi imbal hasil lebih menarik dengan valuasi yang lebih terjangkau.

Merespons kondisi ini, sejumlah lembaga riset menerbitkan rekomendasi saham untuk membantu investor menavigasi pasar. Tim analis Bareksa, misalnya, merekomendasikan tiga emiten pada 22 Juli, yakni WIFI, TOBA, dan KIJA sebagai pilihan yang layak dicermati.

Dengan IHSG yang telah naik cukup tajam dalam waktu singkat, pelaku pasar kini mulai mempertimbangkan potensi koreksi teknikal. Analis dan investor disarankan tetap selektif dalam memilih saham, mengingat penguatan yang terlalu cepat kerap diikuti oleh aksi ambil untung yang dapat menekan indeks dalam jangka pendek.

Tag: IHSG, pasar saham, rupiah, kecerdasan buatan, investasi