UEFA Ancam Tarik Seluruh Tim Eropa dari Kompetisi FIFA Jika Saham Piala Dunia Dijual ke Swasta
2026-07-31 06:14 WIB · aindari · 👁 403 dibaca

UEFA dan 55 asosiasi anggotanya menyatakan siap memboikot semua kompetisi FIFA selama rencana penjualan saham Piala Dunia kepada investor swasta belum dicabut.
UEFA mengeluarkan ancaman keras kepada FIFA pada Kamis: seluruh tim nasional anggota konfederasi Eropa akan absen dari kompetisi FIFA apabila badan sepak bola dunia itu tidak membatalkan rencana menjual saham Piala Dunia kepada pihak swasta. Ancaman ini menjadi eskalasi serius dalam perseteruan antara dua lembaga paling berpengaruh dalam sepak bola dunia.
Dalam pernyataan resminya, UEFA menegaskan bahwa 55 asosiasi anggotanya berdiri dalam satu barisan menolak usulan tersebut secara bulat. Konfederasi itu menyebut rencana FIFA mengalihkan hak kepemilikan atas Piala Dunia dan kompetisi lainnya kepada investor swasta sebagai sesuatu yang tidak dapat diterima dalam kondisi apa pun.
Menurut UEFA, Piala Dunia bukan sekadar turnamen olahraga biasa, melainkan warisan sepak bola yang dibangun selama beberapa generasi oleh para pemain, tim nasional, dan suporter dari seluruh penjuru dunia. Oleh karena itu, tidak ada bagian dari warisan tersebut yang layak diserahkan kepada kepentingan investasi komersial.
UEFA juga mengkritik cara FIFA merancang usulan ini. Konfederasi Eropa menilai proses tersebut berlangsung secara tertutup dan nyaris mendapat persetujuan tanpa konsultasi yang memadai dengan pihak-pihak yang selama ini dipercaya mengelola olahraga ini. UEFA menyebut hal itu sebagai tindakan yang tidak bertanggung jawab dan tidak dapat dibenarkan.
Boikot akan dicabut hanya jika FIFA benar-benar membatalkan usulan penjualan saham tersebut, bukan sekadar menundanya. UEFA menegaskan posisi itu tidak akan berubah selama proposal masih ada di meja.
Rencana yang memicu kontroversi ini datang dari Presiden FIFA Gianni Infantino. Ia mengusulkan skema yang berpotensi melahirkan sebuah perusahaan khusus untuk mengelola turnamen-turnamen bergengsi milik FIFA, termasuk Piala Dunia putra, Piala Dunia putri, dan Piala Dunia Antarklub. Infantino sebelumnya menyatakan bahwa rencana tersebut bukan sesuatu yang wajib dijalankan, namun UEFA tampaknya tidak menganggap pernyataan itu sebagai jaminan yang cukup.
Dengan ancaman boikot ini, UEFA menempatkan FIFA di hadapan pilihan yang sulit. Tanpa partisipasi negara-negara Eropa, Piala Dunia akan kehilangan sebagian besar daya tarik globalnya, baik dari sisi kompetisi maupun nilai komersial.
Tag: UEFA, FIFA, Piala Dunia, boikot, investor swasta