Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Internasional

Pria Bersenjata Ditangkap di Klub Golf Trump Sebelum Acara Penggalangan Dana RNC

2026-08-05 23:01 WIB · aindari · 👁 830 dibaca

Seorang pria berusia 38 tahun ditangkap membawa pistol berisi peluru dan amunisi terlarang di klub golf milik Presiden AS Donald Trump di California, hanya beberapa jam sebelum Trump dijadwalkan hadir di lokasi itu.

Otoritas keamanan Amerika Serikat menangkap seorang pria bersenjata di klub golf milik Presiden Donald Trump yang berlokasi di Rancho Palos Verdes, kota pesisir di California, pada Minggu (2/8) sore waktu setempat. Departemen Sheriff Wilayah Los Angeles mengumumkan pada Selasa (4/8) bahwa kasus tersebut telah dilimpahkan ke Kantor Kejaksaan.

Kejadian bermula ketika agen federal melaporkan adanya individu mencurigakan di area properti sekitar pukul 15.30 waktu setempat. Petugas yang tiba di lokasi mengidentifikasi pria itu sebagai Jeanine John Taele, 38 tahun. Ia kedapatan memotret dan merekam video di dalam area klub golf, dan pihak berwenang menduga aktivitas itu merupakan bagian dari upaya pengintaian terhadap rencana pengamanan di lokasi tersebut.

Pada pemeriksaan awal, petugas menemukan sebuah magasin berisi amunisi hollow-point di saku Taele. Penggeledahan terhadap kendaraannya mengungkap temuan yang lebih mengkhawatirkan: sebuah pistol dengan peluru yang sudah masuk ke ruang tembak serta satu magasin tambahan berisi amunisi. Taele kemudian ditahan atas dugaan membawa senjata api tersembunyi dan memiliki amunisi penembus lapis baja yang tergolong amunisi terlarang.

Penangkapan itu terjadi beberapa jam sebelum Trump dijadwalkan menghadiri jamuan makan malam penggalangan dana yang diselenggarakan Komite Nasional Partai Republik (RNC) di klub golf yang sama, menjadikan insiden ini bernilai keamanan tinggi.

Sehari setelah penangkapan, pada Senin (3/8), detektif sheriff yang tergabung dalam Satuan Tugas Gabungan Antiterorisme FBI menggeledah rumah Taele berdasarkan surat perintah penggeledahan. Dari sana, penyidik menyita senapan yang diduga telah dimodifikasi secara ilegal, satu pistol tambahan, rompi antipeluru, magasin berkapasitas besar, serta amunisi jenis pistol dan senapan. Turut disita pula sejumlah buku catatan yang disebut memuat pernyataan-pernyataan yang dinilai mengkhawatirkan, meski pihak sheriff tidak merinci isinya.

Pihak berwenang juga mengungkap bahwa Taele sebelumnya tengah berada dalam penyelidikan kepolisian El Segundo — kota lain di Los Angeles County — atas dugaan kasus perampokan. Hingga Selasa, Taele masih ditahan tanpa jaminan berdasarkan catatan rumah tahanan setempat.

Tag: Donald Trump, keamanan presiden, Los Angeles, penangkapan bersenjata, FBI