Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Hiburan

Gedung Tua di Bandung Bakal Jadi Museum Musik Indonesia, Simpan Warisan Titiek Puspa hingga Idris Sardi

2026-08-06 06:04 WIB · aindari · 👁 673 dibaca

Kementerian Kebudayaan merintis Museum Musik Indonesia di bekas Gedung Jiwasraya, Jalan Asia Afrika, Bandung, untuk mendokumentasikan perjalanan musik nasional dari berbagai era.

Sebuah gedung cagar budaya yang lama terbengkalai di jantung Kota Bandung akan mendapat fungsi baru. Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengungkapkan bahwa eks Gedung Jiwasraya di Jalan Asia Afrika dipilih sebagai lokasi Museum Musik Indonesia yang tengah dirintis kementeriannya. Pengumuman ini disampaikan Fadli dalam konser bertajuk "Sepanjang Jalan Kenangan: Sejuta Cerita Is Haryanto" di Jakarta, Rabu malam (5/8).

Menurut Fadli, museum ini dirancang untuk memberi gambaran menyeluruh tentang perjalanan musik Indonesia, mulai dari era paling awal hingga perkembangan terkini. Gedung bekas kantor asuransi Jiwasraya yang berstatus cagar budaya itu dipandang sebagai tempat yang tepat, meski selama ini tidak dimanfaatkan secara optimal. Kementerian menyatakan telah mendapatkan kepastian penggunaan gedung tersebut.

Koleksi museum kelak tidak hanya berupa dokumentasi tertulis. Berbagai memorabilia dari musisi dan komposer nasional akan dipajang, termasuk penghargaan milik almarhum Titiek Puspa yang diserahkan oleh keluarganya, serta koleksi dari musisi Idris Sardi. Benda-benda tersebut diharapkan menjadi saksi bisu perjalanan para tokoh yang membentuk wajah musik Indonesia.

Proses penyusunan konsep museum juga melibatkan para pelaku industri musik secara langsung. Fadli menyebut pihaknya aktif berdiskusi dengan musisi dan komposer untuk menentukan bagaimana tokoh-tokoh penting dalam sejarah musik nasional dapat terwakili dengan baik. Salah satu agenda yang turut dibahas adalah digitalisasi lagu-lagu Indonesia, dengan tetap memperhatikan aspek hak kekayaan intelektual agar kepentingan para pencipta karya terlindungi.

Konser yang menjadi latar pengumuman ini sendiri merupakan perayaan karya musisi Is Haryanto. Sejumlah penyanyi lintas generasi tampil membawakan lagu-lagu ciptaannya, di antaranya Yuni Shara, Hedi Yunus, Ria Resty Fauzy, Dian Mayasari, Lies Meriawati, Vien Is Haryanto, Johan Untung, Mario, Marco, dan Julian Dekiata, dengan iringan grup musik Audiensi.

Kehadiran museum musik ini menjadi bagian dari upaya lebih luas Kementerian Kebudayaan dalam memanfaatkan aset dan bangunan bersejarah sebagai ruang pelestarian budaya. Dengan menyatukan memorabilia fisik dan arsip digital dalam satu wadah, museum ini diharapkan menjadi referensi penting bagi generasi mendatang yang ingin memahami akar dan perkembangan musik Indonesia.

Tag: Museum Musik Indonesia, Fadli Zon, Bandung, Warisan Budaya, Musik Indonesia