Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Internasional

Jenderal Top AS Lobi Pejabat Tinggi demi Akhiri Ketegangan dengan Iran

2026-08-08 14:01 WIB · aindari · 👁 531 dibaca

Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine menggelar serangkaian pertemuan rahasia untuk meyakinkan pemerintahan Trump agar mencari jalan keluar dari konflik dengan Iran.

Pucuk pimpinan militer Amerika Serikat diam-diam bergerak mendorong Gedung Putih menghentikan eskalasi dengan Iran. Selama beberapa pekan terakhir, Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine aktif melobi sejumlah pejabat senior pemerintahan Trump agar membuka jalan menuju penyelesaian konflik, demikian dilaporkan CNN pada Sabtu.

Caine disebut mengadakan pertemuan tertutup dengan Wakil Presiden JD Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, dan Direktur CIA John Ratcliffe. Rangkaian pertemuan itu bertujuan menyamakan pandangan sekaligus memaparkan kepada Presiden Donald Trump potensi risiko dan jalan buntu yang bisa muncul apabila ketegangan dengan Iran terus meningkat tanpa solusi.

Seorang sumber yang dikutip CNN menyatakan bahwa Caine tengah mencari jalan untuk mengakhiri konflik tersebut. Pandangan sang jenderal sejalan dengan penilaian yang berkembang di kalangan militer dan intelijen AS, bahwa kekuatan udara memiliki keterbatasan nyata dalam menghadapi Iran. Serangan udara terhadap infrastruktur Iran, menurut penilaian itu, tidak akan cukup untuk memaksa Teheran menyerah. Lebih jauh, tindakan semacam itu justru berisiko memicu serangan balasan terhadap sekutu-sekutu AS yang berada di kawasan Teluk Persia.

Sinyal diplomatik dari sisi ekonomi turut memperkuat momentum ini. Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Jumat menyatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata antara 30 hingga 60 hari dengan Iran berpeluang tercapai dalam waktu dekat. Pernyataan itu memperkuat sinyal bahwa Washington mulai mempertimbangkan opsi de-eskalasi secara serius.

Trump sendiri pada 1 Agustus mengungkapkan bahwa ia telah membatalkan rencana serangan terhadap Iran lantaran adanya prospek kesepakatan. Kesepakatan yang tengah dibahas itu mencakup dua hal utama: pembukaan kembali Selat Hormuz yang strategis bagi lalu lintas energi global, serta pengaturan terkait program nuklir Iran.

Perkembangan ini terjadi di tengah laporan bahwa negosiasi tidak langsung antara AS dan Iran dilaporkan telah memasuki tahap akhir, meski Iran sebelumnya mengecam pendekatan Washington sebagai bentuk diplomasi yang tidak tulus. Sejauh mana tekanan internal dari kalangan militer AS akan memengaruhi arah kebijakan Trump terhadap Iran masih menjadi tanda tanya, mengingat keputusan akhir tetap berada di tangan presiden.

Tag: Iran, Amerika Serikat, Dan Caine, gencatan senjata, diplomasi