TNI Kejar Target 11.000 Fasilitas Publik, Ribuan Jembatan dan Sumur Bor Sudah Berdiri
2026-08-13 17:02 WIB · aindari · 👁 431 dibaca

Kepala Staf Angkatan Darat optimistis program pembangunan 5.000 jembatan dan 6.000 titik air bersih rampung sebelum akhir 2026.
TNI menetapkan target ambisius pembangunan 11.000 fasilitas publik sepanjang 2026, mencakup 5.000 jembatan dan 6.000 titik sarana air bersih yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Target itu disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat meresmikan pembangunan 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 titik air bersih di Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026).
Maruli menyebut progres pembangunan jembatan sudah melampaui separuh target. Dari 5.000 titik yang dicanangkan, sebanyak 2.500 jembatan telah dikerjakan. Laju penyelesaian pun terbilang tinggi — setiap hari puluhan hingga seratus titik bisa selesai sekaligus, bergantung pada kapan masing-masing pekerjaan dimulai. Ia mengaku kini lebih yakin target akhir tahun tercapai karena pengalaman lapangan membuat tim semakin paham cara mengatasi hambatan perencanaan di berbagai daerah.
Salah satu tantangan yang dihadapi adalah kondisi geografis ekstrem. Di wilayah Kupang, Nusa Tenggara Timur, TNI harus mengerahkan dua kapal laut untuk mengangkut peralatan demi membangun empat titik jembatan yang tidak bisa dijangkau lewat darat. Kondisi serupa ditemui di Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, di mana kontur rawa memaksa penggunaan konstruksi beton khusus dan armada ponton untuk mengangkut material ke lokasi.
Penentuan lokasi jembatan tidak semata berdasarkan data pemerintah. TNI juga memanfaatkan laporan media massa untuk mengidentifikasi wilayah yang warganya kesulitan menyeberangi sungai tanpa jembatan. Begitu informasi diperoleh, tim langsung turun survei dan segera mengerjakan konstruksi. Pendekatan ini, menurut Maruli, diperkuat oleh semangat gotong royong masyarakat setempat yang ia nilai luar biasa di seluruh Indonesia.
Di sisi program air bersih, percepatan juga terlihat signifikan. Sebelumnya TNI hanya mampu membangun sekitar 1.000 titik sumur bor per tahun, namun dengan dukungan penuh pemerintah pusat, angka itu melonjak drastis. Sejak Januari hingga Agustus 2026, sebanyak 3.232 fasilitas air bersih telah dibangun, dengan 3.000 di antaranya dinyatakan tuntas. Titik ke-3.000 diresmikan di Pulau Raas. Program ini akan terus berlanjut hingga menyentuh 6.000 titik mengingat kebutuhan air bersih di banyak daerah masih tinggi.
Di sela peresmian, warga Cibarusah menyampaikan aspirasi langsung kepada Maruli. Pimpinan Pondok Pesantren Al-Abadiyah, KH. Ahmad Soleh, memohon agar Jembatan Cikolawing yang menghubungkan Desa Wibawamulya dengan Desa Sirnajati segera dibangun. Ia menyebutkan lokasi itu sudah beberapa kali disurvei namun belum juga terealisasi. Maruli langsung merespons dengan memastikan pembangunan jembatan tersebut akan dilaksanakan tahun ini.
Tag: TNI, infrastruktur, jembatan, air bersih, Maruli Simanjuntak