Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Politik

Sehari Penuh Agenda Strategis: Prabowo Resmikan Ribuan Jembatan hingga Motor Listrik Nasional

2026-08-14 06:02 WIB · aindari · 👁 595 dibaca

Presiden Prabowo Subianto menjalani serangkaian agenda besar pada Kamis, mulai dari peresmian infrastruktur TNI-Polri, perintah penutupan PLTD, hingga peluncuran motor listrik buatan dalam negeri.

Kamis, 13 Agustus, menjadi hari yang padat bagi Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah agenda kebijakan sekaligus. Dalam satu hari, ia meresmikan ribuan infrastruktur publik, mengeluarkan perintah terkait transisi energi, hingga meluncurkan kendaraan listrik produksi nasional.

Salah satu agenda terbesar adalah peresmian 3.395 jembatan dan 3.000 sumber air bersih yang dibangun oleh TNI dan Polri. Prabowo menyebut pencapaian ini sebagai bukti nyata bahwa semangat gotong royong mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, beserta seluruh anggota TNI dan Polri yang terlibat dalam pembangunan tersebut.

Di bidang energi, Prabowo memerintahkan PLN untuk segera menutup pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang tersebar di berbagai daerah, dengan total kapasitas mencapai 13 gigawatt. Sebagai penggantinya, pemerintah mendorong peralihan ke pembangkit berbasis energi bersih, terutama pembangkit listrik tenaga surya. Langkah de-dieselisasi ini disebut selaras dengan rencana pembangunan PLTS berkapasitas hingga 100 gigawatt di seluruh Indonesia.

Masih dalam tema kemandirian energi, Prabowo juga menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh terus bergantung pada bahan bakar minyak dari luar negeri. Untuk itu, ia mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik dengan berbagai skema insentif, termasuk penurunan bunga cicilan dan program tukar tambah kendaraan berbahan bakar bensin dengan motor listrik.

Puncak dari agenda kendaraan listrik itu adalah peresmian motor listrik nasional yang diberi nama MOLINAS, buatan PT Ilectra Motor Group (ALVA), di fasilitas produksi mereka di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dalam sambutannya, Prabowo memuji keberanian pelaku usaha swasta yang berani mengambil risiko memproduksi motor listrik di tengah persaingan ketat dengan produk dari China, Jepang, dan Korea Selatan.

Sementara itu, dari Kantor Staf Kepresidenan, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menyoroti pentingnya hilirisasi berbasis koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan yang berakar dari desa. Dudung menyebut penguatan koperasi sebagai salah satu program prioritas yang dikawal KSP dalam rangka mendukung agenda besar Presiden Prabowo.

Tag: Prabowo Subianto, motor listrik, transisi energi, infrastruktur, koperasi