Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Ekonomi

Vietnam Bidik Pertumbuhan Dua Digit Lewat Sains, Teknologi, dan Inovasi

2026-08-19 06:11 WIB · aindari · 👁 803 dibaca

Vietnam tengah merancang model pertumbuhan ekonomi baru yang bertumpu pada kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi untuk mencapai target pertumbuhan dua digit.

Vietnam menetapkan ambisi besar dalam agenda pembangunan ekonominya: pertumbuhan dua digit yang didorong oleh sains, teknologi, dan inovasi. Negara ini kini berupaya mengidentifikasi tantangan sekaligus mencari terobosan strategis agar model pertumbuhan baru tersebut dapat terwujud.

Selama ini, Vietnam dikenal sebagai salah satu ekonomi dengan laju ekspansi tercepat di Asia Tenggara, namun pertumbuhan yang ada masih banyak bergantung pada tenaga kerja murah dan investasi asing langsung. Model lama itu dinilai tidak lagi cukup untuk membawa Vietnam ke level berikutnya. Oleh karena itu, pemerintah mendorong pergeseran menuju ekonomi berbasis pengetahuan dan teknologi tinggi.

Dalam kerangka model pertumbuhan baru ini, sains dan teknologi diposisikan sebagai motor utama, bukan sekadar pendukung. Inovasi diharapkan menjadi penggerak produktivitas di berbagai sektor, mulai dari industri manufaktur hingga pertanian dan jasa. Pendekatan ini sejalan dengan tren global di mana negara-negara maju memanfaatkan riset dan pengembangan sebagai fondasi daya saing jangka panjang.

Namun, perjalanan menuju target tersebut tidak tanpa hambatan. Vietnam masih menghadapi sejumlah tantangan struktural, termasuk keterbatasan ekosistem riset dan pengembangan, kesenjangan antara hasil penelitian dan penerapan industri, serta kebutuhan akan sumber daya manusia yang terampil di bidang teknologi. Tantangan-tantangan ini perlu diatasi secara sistematis agar transisi model pertumbuhan dapat berjalan efektif.

Terobosan yang diidentifikasi mencakup penguatan kapasitas inovasi nasional, peningkatan investasi di sektor teknologi, serta mendorong kolaborasi antara lembaga riset, perguruan tinggi, dan dunia usaha. Sinergi antara ketiga pilar ini diyakini mampu mempercepat transfer pengetahuan dan komersialisasi hasil inovasi.

Target pertumbuhan dua digit bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari tekad Vietnam untuk naik kelas dalam rantai nilai global. Dengan populasi muda yang besar dan penetrasi digital yang terus meningkat, Vietnam memiliki modal dasar yang dapat dioptimalkan jika kebijakan sains dan teknologi dijalankan secara konsisten dan terukur.

Keberhasilan model pertumbuhan baru ini pada akhirnya akan bergantung pada seberapa cepat Vietnam mampu mengubah tantangan struktural menjadi peluang nyata, serta seberapa kuat komitmen semua pemangku kepentingan dalam mendukung ekosistem inovasi yang berkelanjutan.

Tag: Vietnam, pertumbuhan ekonomi, teknologi dan inovasi, sains, model pertumbuhan