Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Internasional

Belanda Buka Konsulat Kehormatan di Makassar untuk Perluas Kerja Sama di Sulawesi

2026-08-21 06:06 WIB · aindari

Kehadiran Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi di Makassar diarahkan untuk memperkuat hubungan ekonomi, budaya, pendidikan, dan layanan masyarakat.

Kerajaan Belanda memperluas kehadiran diplomatiknya di Indonesia Timur melalui pembukaan Kantor Konsulat Kehormatan untuk Sulawesi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Peresmian kantor ini menjadi langkah baru dalam hubungan Belanda dan Indonesia, khususnya untuk menghubungkan potensi kawasan Sulawesi dengan peluang kerja sama yang lebih luas.

Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi, Osco Olfriady Letunggamu, menyampaikan bahwa kantor tersebut akan menjalankan peran penghubung antara Sulawesi dan Belanda. Peran itu mencakup akses terhadap jejaring, pengetahuan, teknologi, perdagangan, investasi, serta bentuk kolaborasi lain yang dapat dikembangkan bersama. Dalam bidang ekonomi, perhatian diarahkan pada pertanian, energi, kemaritiman, dan pengelolaan air.

Selain agenda ekonomi, hubungan antarmasyarakat juga menjadi bagian penting dari kehadiran konsulat ini. Kerja sama pendidikan tinggi dan kegiatan kebudayaan disebut sebagai jalur untuk mempererat relasi warga Sulawesi dan Belanda. Pendekatan tersebut menempatkan konsulat bukan hanya sebagai kanal diplomasi formal, tetapi juga sebagai ruang pertemuan antara komunitas, lembaga pendidikan, dan pelaku budaya.

Kantor Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi resmi hadir di Makassar pada 18 Agustus. Peresmian itu dihadiri Wakil Duta Besar Kedutaan Besar Kerajaan Belanda, Adriaan Palm. Ia menyebut tiga fokus utama kehadiran Belanda di Makassar, yakni ekonomi, budaya, dan hubungan antarmasyarakat.

Adriaan Palm juga menyampaikan rencana penyediaan layanan visa-at-your-doorstep secara berkala di Makassar. Melalui layanan tersebut, masyarakat Sulawesi berpotensi mengurus visa Belanda dari wilayahnya sendiri tanpa harus pergi ke Jakarta, Bali, atau Surabaya. Ia turut menyoroti Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Uni Eropa–Indonesia atau EU–Indonesia CEPA sebagai salah satu pijakan untuk memperbesar arus perdagangan dan investasi dua arah. Belanda saat ini tercatat sebagai investor terbesar kedelapan di Indonesia.

Pemerintah Kota Makassar menyambut pembukaan konsulat tersebut. Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menilai kehadiran perwakilan Belanda dapat membuka ruang kerja sama di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, pendidikan, kebudayaan, pariwisata, hingga sektor lain. Ia menekankan posisi Makassar sebagai gerbang Indonesia Timur, sehingga keberadaan konsulat dinilai dapat memperluas jejaring internasional dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Tag: Belanda, Makassar, Konsulat Kehormatan, Indonesia Timur, Kerja Sama Bilateral