Bobby Nasution Beri Ultimatum ke BUMD Sumut: Berbenah atau Digabung dalam Holding
2026-08-23 06:10 WIB · aindari

Gubernur Sumatera Utara menetapkan batas waktu 2027 bagi enam BUMD provinsi untuk memperbaiki kinerja, dengan ancaman konsolidasi jika target tidak tercapai.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan komitmennya mendorong enam badan usaha milik daerah (BUMD) di bawah Pemerintah Provinsi Sumut untuk berbenah secara serius. Pernyataan itu disampaikan usai melepas sekitar 4.000 peserta Semarak Fun Walk BUMD Sumut bertajuk 'Satu Langkah, Satu Kolaborasi' di halaman Kantor PT Bank Sumut, Sabtu (22/8).
Menurut Bobby, BUMD tidak bisa disamakan dengan unit pelaksana teknis (UPT) biasa. Selain mengemban fungsi pelayanan publik, BUMD dituntut beroperasi dengan orientasi korporasi yang berorientasi pada pertumbuhan dan profitabilitas. Karena itu, ia meminta seluruh BUMD milik Pemprov Sumut memperbaiki kondisi internal perusahaan sekaligus memperbesar kontribusi terhadap pemerintah daerah.
Salah satu perhatian khusus diarahkan kepada PT Bank Sumut (Perseroda). Bobby menyatakan dukungan penuh pemerintah provinsi terhadap bank daerah tersebut, mulai dari pengembangan jenjang karier karyawan hingga peningkatan target kinerja. Ia memasang ambisi agar Bank Sumut mampu naik kelas pada akhir 2027.
Namun, di balik dukungan itu tersimpan peringatan keras. Bobby mengungkapkan bahwa sejumlah BUMD dinilai belum optimal dalam menjalankan fungsi maupun memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia mencontohkan ketimpangan yang terjadi: ada BUMD dengan aset besar tetapi minim kemampuan finansial, sementara ada pula yang keuangannya kuat namun tidak memiliki aset berarti. Dirga Surya dan Aneka Industri dan Jasa (AIJ) disebut sebagai contoh BUMD dengan jumlah pegawai yang sangat kecil, masing-masing hanya sekitar lima orang.
Jika hingga 2027 kondisi tersebut tidak membaik, Bobby menyiapkan opsi konsolidasi. Pemprov Sumut akan menggabungkan BUMD-BUMD yang tidak mampu berkembang ke dalam satu struktur holding. Langkah ini dipandang sebagai solusi efisiensi agar sumber daya yang ada dapat dikelola secara lebih optimal dan tidak tercecer di entitas-entitas yang kurang produktif.
Di sisi lain, kegiatan fun walk itu sendiri mencerminkan semangat kolaborasi yang tumbuh dari bawah. Direktur Utama Perusahaan Daerah Aneka Industri dan Jasa, Swangro Lumban Batu, menjelaskan bahwa acara ini bermula dari obrolan santai antarpimpinan BUMD, bukan dari instruksi formal. Momentum perayaan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi latar belakang penyelenggaraannya, dan kegiatan itu berkembang menjadi ajang kebersamaan yang melibatkan gabungan enam BUMD Pemprov Sumut.
Tag: BUMD Sumut, Bobby Nasution, Bank Sumut, holding BUMD, ekonomi daerah