Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Kesehatan

Bau Busuk dari Hidung Sendiri? Ini 8 Kondisi Medis yang Mungkin Jadi Penyebabnya

2026-08-24 17:14 WIB · aindari · 👁 316 dibaca

Bau tidak sedap yang terasa berasal dari hidung bisa dipicu berbagai kondisi, mulai dari sinusitis hingga gangguan penciuman yang disebut phantosmia.

Bau busuk yang tercium dari hidung sendiri bukan sekadar soal kebersihan. Kondisi ini bisa menjadi tanda adanya masalah pada rongga hidung, sinus, tenggorokan, bahkan gigi dan mulut. Dalam beberapa kasus, bau yang dirasakan bahkan tidak berasal dari lingkungan sekitar, melainkan dari gangguan pada sistem penciuman itu sendiri.

Salah satu kondisi yang perlu diketahui adalah phantosmia, yaitu ketika seseorang mencium aroma tertentu yang sebenarnya tidak ada sumbernya di sekitar. Menurut Cleveland Clinic, kondisi ini bisa muncul di satu atau kedua lubang hidung, dan aromanya bervariasi — mulai dari bau busuk, asap, makanan terbakar, hingga zat kimia. Penyebabnya beragam, seperti pilek, alergi, infeksi sinus, polip hidung, migrain, masalah gigi, hingga kebiasaan merokok. Pada kasus yang jarang terjadi, phantosmia bisa berkaitan dengan gangguan neurologis.

Sinusitis menjadi salah satu penyebab paling umum. Peradangan pada sinus menyebabkan lendir menumpuk, hidung tersumbat, dan tekanan pada wajah. Mayo Clinic mencatat bahwa infeksi atau pembengkakan di area hidung, sinus, dan tenggorokan dapat memicu postnasal drip — kondisi di mana lendir mengalir ke belakang tenggorokan — yang berkaitan dengan bau napas tidak sedap. Polip hidung, yakni jaringan lunak yang tumbuh di lapisan hidung atau sinus, juga dapat mengganggu aliran udara sekaligus memicu phantosmia.

Ada pula kondisi yang disebut ozena atau rinitis atrofi, yaitu kondisi kronis yang membuat rongga hidung menjadi kering dan berkerak. Penumpukan kerak di dalam hidung inilah yang menimbulkan bau menetap dan berbeda dari bau sesekali akibat makanan atau lingkungan. Jika hidung terus-menerus terasa kering dan berbau, pemeriksaan ke dokter spesialis THT disarankan.

Tidak semua bau yang terasa di hidung bersumber dari hidung itu sendiri. Masalah di mulut, seperti gigi berlubang, penyakit gusi, dan penumpukan bakteri pada lidah atau sela-sela gigi, dapat menghasilkan aroma yang ikut tercium saat bernapas melalui hidung. Mayo Clinic menyebut sebagian besar kasus bau napas justru bermula dari rongga mulut. Batu amandel atau tonsil stones — material keras yang terbentuk dari sisa makanan, bakteri, dan lendir yang terjebak di celah amandel — juga termasuk penyebab yang disebutkan Mayo Clinic.

Selain kondisi lokal di hidung dan mulut, beberapa penyakit tertentu serta gangguan metabolisme tubuh juga dapat mengubah aroma napas seseorang. Meski demikian, tidak setiap bau busuk yang tercium dari hidung berarti pertanda penyakit serius. Kuncinya adalah memperhatikan gejala penyerta: jika bau berlangsung berminggu-minggu, terus berulang, atau disertai nyeri, hidung tersumbat berkepanjangan, maupun perubahan kemampuan mencium, pemeriksaan medis perlu segera dilakukan untuk menentukan penyebab dan penanganan yang tepat.

Tag: kesehatan hidung, sinusitis, phantosmia, bau mulut, polip hidung