GEKRAFS Buka Perwakilan di Australia, Incar Pasar Kreatif yang Lebih Luas
2026-08-30 17:10 WIB · aindari · 👁 696 dibaca

Pelantikan DPLN GEKRAFS Australia di Sydney menjadi langkah konkret membuka akses pasar internasional bagi pelaku ekonomi kreatif Indonesia.
Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) memperluas jaringannya ke luar negeri dengan meresmikan Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) di Australia. Pelantikan berlangsung di Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Sydney pada Sabtu, 29 Agustus, sebagai bagian dari rangkaian Creative Economy Diplomatic & Trade Mission (CEDM) yang turut dihadiri Ketua Dewan Pembina DPP GEKRAFS, Sandiaga Uno.
Ketua Umum DPP GEKRAFS, Kawendra, menyebut keberadaan DPLN Australia bukan sekadar perpanjangan struktur organisasi, melainkan pintu masuk strategis bagi pelaku ekonomi kreatif Indonesia untuk menembus pasar internasional. Ia menggambarkan DPLN sebagai jembatan yang menghubungkan potensi kreatif dalam negeri dengan peluang nyata di negara tujuan. Australia, menurutnya, memiliki pasar yang terbuka lebar dan menjadi sasaran yang tepat untuk memperkuat kehadiran produk dan karya kreatif Indonesia.
Kawendra menekankan bahwa ekspansi ke luar negeri harus menghasilkan dampak yang bisa dirasakan langsung oleh pelaku usaha kreatif di Indonesia — bukan berhenti pada seremonial pelantikan semata. Ia menyebut program nyata, kolaborasi, transaksi, dan peluang bisnis sebagai tolok ukur keberhasilan keberadaan DPLN di setiap negara.
Ketua DPLN GEKRAFS Australia, Wichen, menyatakan komitmennya untuk memperkuat hubungan antara komunitas kreatif Indonesia di Australia dengan ekosistem kreatif di tanah air. Ia mengakui tantangan utama yang dihadapi adalah bagaimana karya dan produk ekonomi kreatif Indonesia bisa lebih dikenal dan mendapat akses pasar yang lebih luas di Australia. Sementara itu, Ketua Koordinator DPLN GEKRAFS, Olfriady Litunggamu, berharap DPLN Australia dapat menjadi motor diplomasi ekonomi kreatif Indonesia, termasuk mendorong peluang business matching antara pelaku kreatif Indonesia dengan mitra bisnis di Australia.
Dukungan terhadap misi ini juga datang dari sisi diplomatik. Konsul Jenderal RI di Sydney, Pendekar Muda Leonard Sondakh, menilai organisasi seperti GEKRAFS dapat memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Australia, khususnya melalui jalur ekonomi kreatif yang selama ini belum digarap secara optimal.
Di luar prosesi pelantikan, rangkaian CEDM di Sydney juga mencakup agenda Creative Talk dan sesi Business Matching — forum yang mempertemukan pelaku ekonomi kreatif Indonesia dengan calon mitra, komunitas diaspora, dan jaringan bisnis lokal di Australia. Seluruh kegiatan ini mendapat dukungan dari PT Bank BNI (Persero) sebagai bagian dari upaya memperluas akses ekosistem kreatif Indonesia ke pasar global.
Dengan terbentuknya DPLN Australia, GEKRAFS kini memiliki titik pijak baru di kawasan Pasifik untuk mendorong ekspor ekonomi kreatif Indonesia sekaligus membangun jaringan diplomasi budaya dan bisnis yang lebih solid di tingkat internasional.
Tag: GEKRAFS, ekonomi kreatif, Australia, diplomasi ekonomi, ekspor kreatif