Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Otomotif

Nissan Bangkitkan Pixo sebagai Mobil Listrik, Harga Dipatok di Bawah Rp400 Juta

2026-09-12 17:03 WIB · aindari · 👁 712 dibaca

Mengandalkan platform dan lini produksi bersama Renault, Nissan bersiap meluncurkan kembali Pixo sebagai kendaraan listrik kompak bergaya retro untuk pasar Eropa.

Nissan berencana menghidupkan kembali nama Pixo, yang sebelumnya dikenal sebagai mobil bensin terjangkau di pasar Inggris pada 2009, kali ini dalam wujud kendaraan listrik. Alih-alih membangun dari nol, Nissan memanfaatkan sumber daya dalam aliansinya bersama Renault untuk mewujudkan proyek ini.

Pixo generasi baru akan menjadi kembaran teknis Renault Twingo E-Tech, dibangun di atas platform AmpR Small milik Renault dan diproduksi di pabrik Renault di Novo Mesto, Slovenia. Dimensinya pun hampir identik dengan Twingo: panjang 3.789 mm, lebar 1.720 mm, tinggi 1.491 mm, dengan jarak sumbu roda 2.493 mm — proporsi yang cocok untuk mobilitas di kawasan perkotaan.

Meski berbagi platform dan lini perakitan, Pixo tampil dengan identitas visual tersendiri. Prototipe yang tertangkap kamera memperlihatkan bagian depan khas Nissan, termasuk daytime running light berbentuk bulat yang memberi kesan jenaka. Sumber internal perusahaan menyebut desainnya terinspirasi dari model-model ikonik Nissan akhir 1980-an seperti Figaro, Be-1, dan Pao — semuanya dikenal dengan estetika retro yang kuat.

Dari sisi teknis, Pixo baru ditenagai motor listrik tunggal di bagian depan berkekuatan 60 kW dengan torsi 175 Nm. Energinya disuplai dari baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 27,5 kWh. Nissan dan Renault mengklaim jangkauan hingga 262 km berdasarkan standar pengujian WLTP. Untuk pengisian daya, mobil ini mendukung pengisian cepat DC hingga 50 kW — dari 10 persen ke 80 persen hanya butuh sekitar 30 menit. Dengan pengisi daya AC 6,6 kW, baterai penuh memerlukan sekitar empat jam 15 menit, sementara dengan AC 11 kW waktu itu bisa dipangkas menjadi sekitar dua jam 35 menit.

Soal harga, Nissan diperkirakan membanderol Pixo di bawah 20.000 euro atau sekitar Rp400 jutaan sebelum pajak dan insentif yang berlaku di sejumlah negara Eropa. Strategi harga ini dinilai sebagai respons Nissan terhadap persaingan yang semakin sengit di segmen kendaraan listrik kompak Eropa, terutama dari merek-merek asal China yang agresif menawarkan produk serupa dengan harga bersaing.

Tag: Nissan Pixo, mobil listrik, Renault Twingo E-Tech, kendaraan listrik kompak, pasar otomotif Eropa