Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Kesehatan

Gubernur Kalsel Larang Hambatan Administratif Halangi Penanganan Korban Kapal Virgo

2026-09-14 06:05 WIB · aindari · 👁 765 dibaca

Gubernur Kalimantan Selatan memerintahkan seluruh fasilitas kesehatan memberi prioritas penuh kepada korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo.

Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin mengeluarkan perintah tegas kepada rumah sakit dan fasilitas kesehatan di wilayahnya untuk mendahulukan penanganan korban kecelakaan KM Virgo Transport 8. Kapal tersebut hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 Wita, saat dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin.

Muhidin menegaskan tidak boleh ada korban yang terlambat menerima pertolongan hanya karena kendala administratif atau prosedur rujukan antar-fasilitas. Dalam kondisi darurat seperti ini, menurutnya, keselamatan jiwa harus menjadi pertimbangan utama di atas segalanya, termasuk di atas prosedur birokrasi.

Kapal yang mengangkut 243 penumpang itu mengalami musibah saat berlayar sejak Sabtu (12/9). Hingga kini, tim SAR gabungan yang dipimpin Basarnas bersama TNI, Polri, KSOP, dan pemerintah daerah telah berhasil mengevakuasi 113 orang — 107 di antaranya selamat dan enam orang dinyatakan meninggal dunia. Sebanyak 130 penumpang lainnya masih dalam proses pencarian. Untuk memaksimalkan operasi, Basarnas mengerahkan 15 armada gabungan yang terdiri dari 11 kapal, satu helikopter, dan tiga pesawat di lokasi kejadian.

Selain memastikan kesiapan layanan medis, Muhidin meminta agar keluarga korban mendapatkan informasi yang jelas, cepat, dan dapat dipertanggungjawabkan selama operasi berlangsung. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan foto, video, atau kabar yang belum terverifikasi, demi mencegah kepanikan dan informasi yang menyesatkan.

Muhidin turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dunia dan mendoakan mereka yang masih dalam pencarian agar ditemukan dalam keadaan selamat. Ia mengajak masyarakat memberikan dukungan moral kepada tim SAR yang tengah bekerja di lapangan, sekaligus meminta semua pihak tidak berspekulasi soal penyebab kecelakaan sebelum hasil investigasi resmi keluar.

Usai seluruh operasi pencarian dan penyelamatan rampung, Muhidin menyatakan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan transportasi laut. Ia menekankan bahwa keselamatan pelayaran bukan semata soal teknis, melainkan menyangkut nyawa manusia — setiap penumpang dalam daftar manifes adalah seseorang yang ditunggu oleh keluarganya.

Muhidin meminta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk terus bergerak dan berkoordinasi hingga penanganan musibah KM Virgo Transport 8 benar-benar tuntas, termasuk memastikan dukungan bagi korban dan keluarga berjalan sesuai kebutuhan.

Tag: Kapal Virgo, Kalimantan Selatan, SAR, kecelakaan laut, layanan kesehatan