Basarnas Siapkan Operasi Salvage KM Virgo, Libatkan Ahli dari Hong Kong dan AS
2026-09-17 06:06 WIB · aindari · 👁 691 dibaca

Tim ahli internasional akan melakukan observasi kondisi kapal sebelum operasi pengangkatan dimulai, sementara 129 orang masih belum ditemukan.
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) tengah menyiapkan operasi salvage untuk menangani KM Virgo Transport 8 yang ditemukan terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa. Untuk mendukung operasi tersebut, Basarnas mendatangkan tim ahli dari Hong Kong, Amerika Serikat, dan Indonesia guna menilai kondisi kapal sebelum langkah penyelamatan dilaksanakan.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengungkapkan hal itu dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari keempat di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu malam. Ia menjelaskan sebagian personel ahli sudah berada di lokasi, sementara anggota tim lainnya dijadwalkan tiba keesokan harinya sekitar pukul 10.00 pagi untuk melengkapi formasi.
Setelah tim lengkap, para ahli akan difasilitasi melakukan observasi melalui udara guna mengamati kondisi kapal secara langsung. Hasil pengamatan itu kemudian dibawa ke rapat koordinasi di Banjarmasin untuk menentukan sarana dan prasarana yang diperlukan. Peralatan yang dibutuhkan dapat didatangkan dari Surabaya, wilayah Kalimantan, maupun daerah lain sesuai kebutuhan di lapangan.
Syafii menjelaskan operasi salvage disiapkan sebagai alternatif apabila cuaca buruk masih menghalangi pencarian bawah air. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah membalikkan posisi kapal menggunakan balon, sehingga tim dapat masuk ke dalam lambung kapal untuk mencari dan mengevakuasi korban. Setelah proses SAR dinyatakan selesai, kapal baru akan ditarik untuk keperluan penyelidikan. Menurut Syafii, jika seluruh tahapan berjalan lancar, proses salvage diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 24 jam, meski durasi itu bisa bertambah tergantung kondisi di lapangan.
KM Virgo Transport 8 berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin pada 12 September 2026 dengan membawa 243 orang. Kapal dilaporkan menghadapi cuaca buruk dan hilang kontak, sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo pada 13 September 2026 dini hari.
Hingga Rabu (16/9) pukul 22.00 WITA, Basarnas mencatat 114 orang telah ditemukan, terdiri dari 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. Dari total 243 penumpang dan awak yang tercatat dalam manifes, sebanyak 129 orang masih belum diketahui keberadaannya. Operasi pencarian terus berlanjut dengan harapan salvage dapat membuka akses ke bagian dalam kapal yang selama ini belum terjangkau.
Tag: Basarnas, KM Virgo Transport 8, operasi salvage, Laut Jawa, pencarian korban