Houthi Serang Posisi Pemerintah di Pegunungan Dekat Selat Bab al-Mandab, Drone Ditembak Jatuh
2026-09-17 17:01 WIB · aindari · 👁 747 dibaca

Pertempuran sengit pecah di Pegunungan Kahbub, Provinsi Lahj, saat Houthi mencoba menembus garis pertahanan pasukan pemerintah Yaman yang menghadap Selat Bab al-Mandab.
Pertempuran antara pasukan pemerintah Yaman dan kelompok Houthi kembali memanas di kawasan pegunungan selatan negara itu pada Rabu (16/9) malam, khususnya di Pegunungan Kahbub, Provinsi Lahj. Seorang pejabat militer Yaman yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan hal itu kepada kantor berita Xinhua.
Menurut pejabat tersebut, Houthi melancarkan upaya baru untuk menembus posisi pertahanan pasukan pemerintah di kawasan berbukit itu. Pasukan pemerintah berhasil memukul mundur serangan tersebut, lalu melancarkan serangan balik dan merebut kembali sejumlah dataran tinggi setelah pertempuran berlangsung berjam-jam. Korban jiwa dilaporkan berjatuhan di kedua pihak, sementara bentrokan disebut masih terus berlanjut.
Dalam pertempuran yang sama, pasukan pemerintah juga berhasil menembak jatuh sebuah drone pengintai milik Houthi di atas garis depan Kahbub. Kedua belah pihak dilaporkan terus mengerahkan pasukan dan peralatan militer tambahan ke wilayah tersebut seiring memanasnya situasi di sepanjang garis depan yang berkontur pegunungan itu.
Kawasan Pegunungan Kahbub memiliki nilai strategis tinggi karena posisinya yang berdekatan langsung dengan Selat Bab al-Mandab — jalur maritim sempit yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden dan menjadi salah satu titik pelayaran tersibuk di dunia. Penguasaan atas dataran tinggi di sekitar selat ini berarti kendali atas akses menuju jalur air vital tersebut.
Tegangan di kawasan ini semakin meningkat setelah serangkaian kemajuan teritorial Houthi dalam beberapa pekan terakhir. Pada 10 September, kelompok itu merebut kota pelabuhan Mocha, dan sehari kemudian, 11 September, mereka menguasai Pulau Mayun yang berada tepat di tengah Selat Bab al-Mandab. Dua penguasaan itu menempatkan Houthi dalam posisi yang semakin kuat di sepanjang pesisir Laut Merah Yaman.
Konflik Yaman sendiri telah berlangsung lebih dari satu dekade. Perang ini bermula pada akhir 2014 ketika Houthi merebut ibu kota Sanaa dan sebagian besar wilayah utara negara itu. Situasi tersebut mendorong koalisi militer pimpinan Arab Saudi untuk mengintervensi pada Maret 2015 demi mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional. Hingga kini, konflik belum menunjukkan tanda-tanda penyelesaian, dengan pertempuran di Kahbub menjadi salah satu episode terbaru dari perang yang berkepanjangan itu.
Tag: Yaman, Houthi, Selat Bab al-Mandab, Konflik Yaman, Laut Merah