Belajar Berhitung Lewat Gim, Ini Pilihan Aplikasi Matematika untuk Anak
2026-07-18 06:06 WIB · aindari

Aplikasi gim matematika dapat membantu anak berlatih angka, logika, dan konsentrasi melalui permainan interaktif yang lebih menyenangkan.
Matematika kerap terasa berat bagi sebagian anak karena identik dengan angka, rumus, dan latihan hitungan. Kondisi itu dapat membuat minat belajar menurun, padahal kemampuan numerik penting diperkenalkan sejak dini. Perkembangan teknologi kini memberi alternatif melalui aplikasi gim di smartphone yang mengemas latihan matematika dengan visual menarik dan alur permainan interaktif.
Salah satu pilihan untuk anak usia sekolah dasar adalah King of Maths. Gim ini memadukan materi seperti aljabar sederhana, geometri, dan pembagian dalam format petualangan. Anak dapat memilih karakter, lalu menyelesaikan tantangan dengan menemukan angka yang hilang. Pola permainan tersebut membantu melatih ketelitian sekaligus cara berpikir logis.
Math Tango menawarkan pengalaman berbeda lewat petualangan di pulau ajaib yang penuh warna. Anak dipandu karakter Paman Fibonacci untuk menjalankan misi matematika dan mengumpulkan permata. Hadiah itu dapat dipakai membuka karakter serta elemen baru. Dengan puluhan pelajaran interaktif, aplikasi ini mengajak anak berhitung sambil membangun dunia fantasi.
Untuk latihan logika dan analisis, Math Puzzle Games dapat menjadi opsi. Aplikasi ini menyajikan teka-teki hitungan dalam bentuk puzzle sehingga proses belajar tidak terasa monoton. Orang tua juga dapat memanfaatkannya sebagai kegiatan belajar rutin untuk melatih fokus, konsentrasi, dan kemampuan berhitung anak.
Anak yang menyukai kompetisi dapat mencoba Math Duel. Gim ini menantang pemain menggabungkan kartu angka dan operasi matematika agar terbentuk persamaan yang tepat. Format kompetitifnya mendorong anak berpikir cepat dan berlatih berhitung di luar kepala tanpa suasana belajar yang kaku.
Pilihan lain adalah Prodigy Math Game, aplikasi populer dengan konsep RPG atau permainan peran. Materinya mencakup kurikulum kelas 1 hingga 8 dan dibungkus dalam petualangan fantasi. Tingkat kesulitan akan menyesuaikan kemampuan anak, sementara orang tua dapat melihat perkembangan belajar melalui fitur laporan kemajuan. Monster Math juga menyediakan lebih dari 67 keterampilan matematika, dari operasi dasar hingga desimal, untuk anak usia 6–10 tahun. Dalam gim ini, anak menyelesaikan misi seperti mengalahkan monster dan menyelamatkan teman, serta tersedia laporan mingguan untuk orang tua.
Bagi anak yang lebih kecil, Todo Math dirancang untuk usia 3–8 tahun dengan pendekatan inklusif. Aplikasi ini menyediakan font ramah disleksia, mode tangan kiri, serta pembelajaran multisensori melalui visual, suara, dan sentuhan. Meski berbagai aplikasi tersebut dapat membuat belajar lebih menarik, pendampingan orang tua tetap diperlukan agar penggunaan gawai terarah dan waktu bermain tetap terkendali.
Tag: Pendidikan, matematika, aplikasi belajar, game edukasi, anak