PU Siapkan Penambahan Titik P3-TGAI pada 2027 untuk Perkuat Irigasi Pertanian
2026-09-22 17:04 WIB · aindari · 👁 627 dibaca

Kementerian PU menargetkan lokasi P3-TGAI bertambah menjadi 13.296 titik pada 2027 sebagai bagian dari penguatan layanan irigasi berbasis masyarakat.
Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air menyiapkan perluasan program percepatan peningkatan tata guna air irigasi atau P3-TGAI pada 2027. Jumlah lokasi infrastruktur berbasis masyarakat itu direncanakan naik menjadi 13.296 titik, dari target tahun anggaran 2026 sebanyak 12.000 lokasi.
Direktur Jenderal Sumber Daya Air Arnold AP Ritiauw menyampaikan rencana tersebut dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Selasa. Ia menjelaskan, penambahan lokasi mencapai 1.296 titik dibandingkan program tahun anggaran sebelumnya. Perluasan ini menjadi bagian dari agenda Kementerian PU dalam memperkuat infrastruktur irigasi skala kecil yang langsung terkait dengan kebutuhan petani.
P3-TGAI dijalankan sebagai kegiatan padat karya dengan pola partisipatif. Fokusnya mencakup rehabilitasi, peningkatan, serta pembangunan jaringan irigasi yang menunjang layanan air untuk lahan pertanian. Dalam pelaksanaannya, masyarakat petani ditempatkan sebagai pelaku utama, bukan sekadar penerima manfaat, sehingga pembangunan jaringan air dilakukan dekat dengan kebutuhan di lapangan.
Jenis pekerjaan dalam program ini meliputi jaringan irigasi kecil dengan luas layanan di bawah 150 hektare, jaringan irigasi tersier, dan irigasi desa. Infrastruktur tersebut diarahkan untuk membuat pasokan air lebih andal, termasuk saat musim kemarau. Dengan layanan air yang lebih pasti, kegiatan pertanian diharapkan dapat berjalan lebih efisien dan mendukung peningkatan produksi.
Selain aspek fisik, P3-TGAI juga diarahkan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan petani dalam mengelola jaringan irigasi. Pendekatan berbasis masyarakat membuat petani terlibat dalam pembangunan sekaligus pemeliharaan, sehingga manfaat infrastruktur dapat berlanjut setelah pekerjaan selesai. Kementerian PU menempatkan kolaborasi dengan warga desa sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan dari tingkat lokal.
Menteri PU Dody Hanggodo sebelumnya menilai penguatan irigasi sebagai salah satu dasar penting bagi keberlanjutan produksi pangan nasional. Menurutnya, jaringan irigasi yang berfungsi baik memberi kepastian pasokan air bagi petani dan membuka ruang bagi peningkatan produktivitas. Ia juga menyebut program infrastruktur berbasis masyarakat memiliki dampak berganda karena selain membangun fasilitas, skema padat karya turut memberi penghasilan langsung kepada warga dan menggerakkan ekonomi lokal.
Tag: P3-TGAI, irigasi, pertanian, Kementerian PU, ketahanan pangan