Dewan Perdamaian Gaza Minta Dukungan Nyata untuk Jalankan Peta Jalan Gencatan Senjata
2026-09-22 17:08 WIB · aindari · 👁 623 dibaca

Board of Peace menyerukan dukungan internasional menjelang Sidang Umum PBB agar kerangka penghentian konflik Gaza dapat masuk ke tahap pelaksanaan.
Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP) meminta negara-negara dan mitra internasional memperkuat dukungan terhadap peta jalan untuk mengakhiri konflik di Gaza. Seruan itu disampaikan menjelang pertemuan para pemimpin dunia dalam Sidang Umum PBB di New York, saat perhatian diplomatik kembali diarahkan pada upaya menjaga gencatan senjata dan menata masa depan wilayah tersebut.
Dalam pernyataan melalui platform X, dewan yang dipimpin Presiden Amerika Serikat Donald Trump itu menjabarkan sejumlah sasaran utama bagi Gaza. Agenda tersebut meliputi pelucutan kemampuan militer, penanggulangan radikalisasi, kelanjutan bantuan kemanusiaan, pembangunan kembali wilayah yang rusak, serta pembentukan tata kelola sipil dan sistem keamanan Palestina yang dinilai efektif.
BoP juga menempatkan keamanan jangka panjang bagi warga Palestina dan Israel sebagai bagian dari tujuan bersama. Menurut dewan, kerangka yang ada telah membuka ruang bagi pemulangan seluruh sandera Israel, penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi Perdamaian Gaza di Sharm El-Sheikh, serta sejumlah tindak lanjut institusional, termasuk Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 dan pembentukan BoP itu sendiri.
Dewan menyebut kesepakatan dengan Hamas pada 30 Juli sebagai dasar untuk memasuki tahap berikutnya dari gencatan senjata. Tahap itu mencakup demiliterisasi, penarikan pasukan Israel, pengaturan pemerintahan Palestina, dan rekonstruksi Gaza. Dalam konteks tersebut, BoP meminta semua pihak menjalankan kewajiban masing-masing dan tidak mengambil langkah yang dapat merusak penghentian kekerasan.
Selain meminta komitmen dari pihak yang terlibat langsung, BoP menekankan perlunya dukungan politik internasional diubah menjadi bantuan konkret. Sidang Umum PBB dipandang sebagai momentum untuk menghimpun negara-negara di balik satu kerangka kerja yang telah disepakati, sehingga proses diplomatik tidak berhenti pada pernyataan, tetapi berlanjut pada pelaksanaan di lapangan.
Dewan menegaskan bahwa jalur diplomasi tetap menjadi sarana utama untuk mewujudkan perdamaian dan keamanan yang berkelanjutan di Gaza. Latar kemanusiaan dari konflik ini tetap berat: sejak 8 Oktober 2023, lebih dari 73.000 warga Palestina dilaporkan tewas dan lebih dari 174.000 lainnya terluka dalam perang di Gaza. Sekitar 90 persen infrastruktur di wilayah tersebut juga disebut rusak atau hancur.
Tag: Gaza, Board of Peace, PBB, gencatan senjata, Palestina