Basarnas Masih Mencari 99 Orang dari KM Virgo Transport 8
2026-09-24 17:31 WIB · aindari · 👁 715 dibaca

Operasi SAR KM Virgo Transport 8 memasuki hari ke-12 dengan 143 orang telah dievakuasi dan pencarian masih terkendala arus kuat di lokasi.
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas menyampaikan bahwa pencarian korban KM Virgo Transport 8 masih berlanjut pada hari ke-12 operasi. Berdasarkan pembaruan data hingga Kamis pukul 12.00, sebanyak 143 orang telah berhasil dievakuasi, sementara sekitar 99 orang lainnya masih dalam pencarian sesuai manifest yang diterima tim SAR.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii di Jakarta menjelaskan, dari jumlah yang telah dievakuasi, 108 orang dinyatakan selamat dan 35 orang meninggal dunia berdasarkan data siang hari. Ia juga menyebut ada pembaruan pada waktu berjalan yang menunjukkan jumlah korban meninggal yang telah dievakuasi menjadi 36 orang. KM Virgo Transport 8 diketahui mengangkut 243 orang, terdiri atas 213 penumpang dan 30 awak kapal.
Operasi pencarian melibatkan kekuatan besar dari berbagai unsur. Syafii menyebut sekitar 1.256 personel dikerahkan dalam misi tersebut. Dukungan alat utama juga mencakup 17 kapal, dua helikopter Basarnas, satu helikopter TNI AL, satu pesawat Boeing milik TNI AU, serta satu helikopter kepolisian.
Kendala utama dalam pencarian berada pada operasi bawah air. Menurut Basarnas, arus di lokasi mencapai 6 hingga 7 knot, jauh di atas kemampuan normal penyelam yang umumnya berada pada kisaran 0,5 knot. Untuk personel tertentu, kemampuan maksimal disebut sekitar 2,5 knot, sehingga kondisi arus yang melampaui 6 knot membuat penyelaman tidak dapat dilakukan secara leluasa.
Syafii mengatakan peluang penyelaman hanya terbuka pada waktu yang sangat terbatas, terutama ketika terjadi pergantian pasang. Pada fase pasang naik dan pasang turun, terdapat jeda singkat yang dapat dimanfaatkan tim untuk melakukan upaya pencarian bawah air. Karena itu, operasi harus menyesuaikan kondisi laut dan prediksi cuaca di area pencarian.
Basarnas juga menilai proses salvage perlu dilakukan untuk mempercepat penanganan. Syafii menyampaikan bahwa pemindahan kapal paling lambat harus dilakukan dalam 180 hari. Namun, karena tim telah melihat masih ada korban di dalam kapal, Basarnas meminta agar pelaksanaan salvage dapat berjalan paralel dan dipercepat agar evakuasi korban lain bisa dilakukan.
KM Virgo Transport 8 sebelumnya dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Minggu, 13 September. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana, selaku SAR Mission Coordinator, menyampaikan dalam konferensi pers di Banjarmasin bahwa kapal itu kehilangan kontak sekitar pukul 02.00 WITA setelah menghadapi cuaca buruk dalam perjalanan.
Tag: Basarnas, KM Virgo Transport 8, Laut Jawa, operasi SAR, evakuasi korban