FASTA Rescue Bentuk Relawan Siap Hadapi Karhutla
2026-11-02 17:03 WIB · aindari · 👁 383 dibaca
FASTA Rescue memperkuat kesiapan penanggulangan karhutla melalui pelatihan relawan, pemantauan titik api, edukasi warga, dan koordinasi lintas lembaga.
Forum Alumni Siswa Pecinta Alam (FASTA) Rescue menyiapkan relawan terlatih untuk mendukung mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Upaya ini ditujukan untuk memperkuat penanganan bencana yang mengancam ekosistem serta kesehatan masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki kawasan hutan dan lahan gambut.
Ketua FASTA Rescue Rio Susanto mengatakan organisasi itu mengembangkan kemampuan dasar anggota menjadi keterampilan penanggulangan bencana. Kompetensi tersebut mencakup navigasi darat, bertahan hidup di alam terbuka, kerja tim, dan pertolongan pertama. Seluruh kemampuan itu diarahkan agar relawan mampu bekerja dalam sistem manajemen bencana yang lebih menyeluruh.
Menurut Rio, kebutuhan relawan dengan kesiapan fisik dan mental penting karena penanganan karhutla berlangsung di medan sulit, termasuk kawasan hutan yang terbakar. Pelatihan FASTA Rescue mencakup prosedur penanganan bencana, keselamatan di medan operasi, deteksi dini, kesiapsiagaan, serta taktik pemadaman dari darat. Pelaksanaannya didukung otoritas kebencanaan, antara lain Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Basarnas.
FASTA Rescue juga membangun kesiapan posko dan jaringan relawan yang berasal dari siswa serta alumni pecinta alam. Jejaring tersebut dapat dikerahkan untuk membantu pemantauan titik api. Dengan jaringan yang tersebar, organisasi berharap informasi dan dukungan lapangan bisa bergerak lebih cepat ketika muncul potensi kebakaran.
Selain menguatkan kapasitas relawan, FASTA Rescue menjalankan edukasi bagi masyarakat di sekitar hutan. Materinya meliputi pentingnya menjaga kelembapan lahan gambut dan menghindari pembukaan lahan menggunakan api. Organisasi ini juga menjalin kerja sama dengan pemerintah, sektor swasta, dan organisasi lingkungan untuk mendukung distribusi logistik serta evakuasi warga yang terdampak asap secara terkoordinasi.
Anggota Sispala Jakarta, Najwa Defianti, menilai pelatihan tersebut membantu mengubah pengalaman kegiatan alam bebas menjadi kemampuan yang dapat digunakan dalam keadaan darurat. FASTA Rescue berharap penguatan kapasitas yang dilakukan berkelanjutan dapat memperluas peran organisasi sebagai mitra pemerintah, menekan luasan karhutla, dan meningkatkan ketahanan komunitas lokal. Unit ini merupakan bagian resmi dari FASTA Jakarta dan bergerak dalam mitigasi, kesiapsiagaan, respons darurat, serta pemulihan pascabencana.
Tag: FASTA Rescue, karhutla, relawan, mitigasi bencana, lahan gambut